TEL AVIV, KOMPAS.TV - Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu menegaskan pihaknya siap bernegosiasi dengan Lebanon.
Namun, ia menegaskan gencatan senjata antara Israel-Lebanon tak akan terjadi sebelum pembicaraan tersebut.
Pada pernyataannya, Kamis (9/4/2026), Netanyahu telah memerintahkan pemerintahannya untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Lebanon.
Baca Juga: Mojtaba Khamenei Gaungkan Kemenangan Iran atas AS-Israel, Sebut Negaranya Menginspirasi Dunia
Dikutip dari Associated Press, Netanyahu memerintahkan agar negosiasi dilakukan secepatnya.
Pembicaraan tersebut bertujuan untuk melucuti Hizbullah dan membentuk hubungan antara Israel-Lebanon.
Secara teknis, Israel dan Lebanon telah berperang sejak Israel dibentuk pada 1948.
Meski negosiasi dilakukan, Netanyahu menegaskan tak akan ada gencatan senjata di antara mereka.
Belum ada respons dari Lebanon terkait rencana negosiasi dengan Israel.
Namun, menurut pejabat AS yang mengerti rencana tersebut mengatakan negosiasi Israel-Lebanon akan dimulai pekan depan di Departemen Luar Negeri AS di Washington.
Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada
Sumber : Associated Press
- benjamin netanyahu
- lebanon
- iran
- israel
- negosiasi
- gencatan senjata





