Bos Tenda Hajatan di Bekasi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Luka di Tubuh Picu Dugaan Pembunuhan

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Kabupaten Bekasi, VIVA – Suasana tenang di kawasan Cibitung, Kabupaten Bekasi, mendadak berubah mencekam. Seorang wanita yang dikenal sebagai bos usaha tenda hajatan, berinisial ES (60), ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya sendiri.

Kondisi korban saat ditemukan membuat geger. Ia tergeletak bersimbah darah dengan luka di tubuhnya, memicu dugaan kuat adanya tindak kejahatan. Polisi pun langsung bergerak cepat. Saat ini, penyelidikan mendalam tengah dilakukan untuk mengungkap apakah kematian korban murni pembunuhan atau ada motif lain di baliknya.

Baca Juga :
Otoritas Forensik Iran: Lebih dari 3.000 Orang Tewas dalam Serangan AS-Israel Sejak 28 Februari
Detik-detik Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik di Sekolah Buat Siswa SMP di Riau Tewas

"Penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi masih melakukan pendalaman terkait tentang peristiwa ini, apakah terjadi pembunuhan murni atau ada barang-barang yang diambil," tutur Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Jumat, 10 April 2026.

Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Proses autopsi dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kematian.

"Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi luka. Saat ini jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi," katanya.

Adapun peristiwa ini pertama kali terungkap pada Kamis, 9 April 2026 sekitar pukul 12.20 WIB di Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti. Awal mula kejadian terkuak dari kecurigaan karyawan korban. Mereka datang ke rumah untuk mengambil perlengkapan tenda, namun tak mendapat respons sama sekali dari korban.

"Korban tidak merespons saat dipanggil maupun dihubungi melalui telepon," tuturnya.

Rasa curiga itu berujung pada temuan tragis. Setelah pintu rumah berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Kini, polisi masih memburu benang merah dari kasus ini. Dugaan pembunuhan menguat, namun aparat juga menyisir kemungkinan adanya barang berharga yang hilang dari rumah korban. Kasus ini pun menjadi perhatian serius dan terus dikembangkan untuk mengungkap pelaku di balik kematian tragis tersebut.

Baca Juga :
4 Pekerja Proyek yang Tewas di Tanjung Barat Ternyata Tak Gunakan APD
Mojtaba Khamenei Kutuk Pembunuhan Kepala Intelijen IRGC, Sebut AS-Israel Teroris
Preman Kampung Aniaya Pemangku Hajat hingga Tewas di Purwakarta Ditangkap

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Bergurau Saat Lihat Nama "Tidar" dan "Lokon" di Seri Mobil Listrik: Intelnya Bagus
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Kemkomdigi Siapkan Seleksi Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Tahun 2026 untuk Perluas Internet Cepat
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Dari Mitra Pengemudi Grab hingga Memiliki Usaha Baso Aci Mastyo
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dampak WFH ASN Hari Ini, Jalanan Jakarta Lebih Lengang
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Survei BI: Kepercayaan Konsumen Turun di Maret 2026
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.