Blak-blakan Ijoel ke Bang Doel soal Fasilitas Jakarta: Harusnya Dimonitor, Jangan Nunggu Viral

kompas.com
2 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kreator konten Ijoel secara blak-blakan melontarkan kritik tajam kepada pemerintah terkait pemeliharaan fasilitas publik di Jakarta.

Kritik tersebut ia sampaikan langsung kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno alias Bang Doel, beserta jajaran Kepala Dinas dalam sebuah pertemuan lebih dari dua jam di Balai Kota, Rabu (8/4/2026).

Ijoel menegaskan, aparat pemerintah seharusnya turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan, bukan sekadar duduk diam menunggu aduan masuk atau kejadian viral di media sosial.

Baca juga: Ijoel Curhat Dititipi Banyak Keluhan Soal Fasilitas Jakarta: Padahal Saya Juga Warga

"Seharusnya masalah-masalah Jakarta tuh jangan nunggu laporan, tapi mereka bergerak duluan. Jalan rusak, kalau memang yang sering daerahnya mana, harusnya mereka udah bisa mapping. Harusnya dimonitor, jangan nunggu laporan, apalagi nunggu viral," ucap Ijoel kepada Kompas.com melalui telepon, meniru ucapannya kepada Doel dan jajaran Pemprov Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Menurut Ijoel, petugas pemerintah di tingkat bawah, seperti kelurahan melalui satuan-satuan pelaksana harus rutin memonitor wilayahnya masing-masing untuk mengetahui fasilitas mana yang membutuhkan perawatan lebih.

Terlebih, kerusakan infrastruktur seperti jalan rusak sebenarnya terjadi bukan semata-mata karena faktor cuaca.

"Jalanan misalnya, itu rusak kan enggak hanya musim hujan aja. Kalaupun iya, harusnya bisa dimitigasi dari sisi perawatannya. Kan udah bisa terprediksi lewat BMKG kapan musim hujannya, harusnya sudah bisa diantisipasi," kata dia.

Ijoel juga mengkritik pelayanan publik yang kerap melempar tanggung jawab saat menerima laporan warga.

Ia mencontohkan banyaknya laporan warga yang datang ke kelurahan, lalu dilempar ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Namun, setelah datang ke PTSP pun tak jarang warga justru disuruh melapor ulang melalui aplikasi JAKI.

"Padahal PTSP itu kan pelayanan satu pintu, tapi dioper, 'nah ini mesti lewat JAKI'. Sedangkan kadang halnya itu urgent dan butuh tindak lanjut langsung. Banyak warga yang ekonominya kurang dan tidak bisa download aplikasi JAKI atau enggak ngerti," ucap dia.

Baca juga: Kala Ijoel dan Bang Doel Bertemu di Balai Kota Jakarta...

Perlu pemetaan akar masalah

Ijoel juga menyoroti cara Pemprov DKI dalam memperbaiki jalan rusak yang sering kali hanya menambal tanpa melihat akar masalahnya.

Menurutnya, perbaikan jalan di Jakarta tidak efektif dan tidak akan awet karena penyebab utamanya tidak pernah diatasi terlebih dahulu.

"Kalau misalkan perbaikan jalan rusak, penyebabnya itu apa dulu. Jangan datang terus langsung diperbaiki. Misalkan di situ memang ada kucuran air dari atas, atau di situ kendaraannya mesti dibatasi," tutur Ijoel.

Dianggap sebagai mata dan tangan

Ijoel pun menyebut Rano Karno beserta jajaran Kepala Dinas di Jakarta menerima masukan yang disampaikan Ijoel.

Bahkan, Rano mengaku sangat terbantu dan menyebut Ijoel sebagai kepanjangan tangan pemerintah Jakarta.

"Bang Doel merasa kalau tangan dan matanya cuma dua. Nah, dengan adanya Ijoel, Bang Doel merasa matanya banyak dan tangannya banyak," kata Ijoel.

Baca juga: Wagub Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua Jakarta demi Percepat Revitalisasi

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ke depannya, Ijoel berharap jajaran Pemprov DKI Jakarta benar-benar melakukan evaluasi menyeluruh sebelum mencanangkan berbagai program baru.

"Harapannya, pemerintah setempat harusnya berkaca dulu apa kesalahan yang pernah terjadi. Jangan banyak inovasi dulu, tapi berkaca dan berbenah dulu," tutup Ijoel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Detik-Detik Wapres AS Tiba di Pakistan! Delegasi Negosiasi Damai dengan Iran
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Hadapi El Nino Godzilla, Kementerian PU Siapkan 400 Pompa Air Dukung Pertanian saat Kemarau
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Super Gemas! NCT WISH Sapa Penggemar Lewat Konser Perdana Into The Wish: Our Wish di Jakarta
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Hainan Free Trade Port Dorong Perdagangan dan Pariwisata, Hadapi Tantangan Pengembangan
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Stok Beras Nasional Hampir Capai 5 Juta Ton, Disebut Terbesar Sepanjang Sejarah
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.