JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, ada 16 barang yang disita oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta dari penggeledahan di kompleks kantornya pada Kamis (9/4/2026).
Ia juga mengonfirmasi bahwa penggeledahan dilakukan di Gedung Utama, Gedung Cipta Karya, dan Gedung Sumber Daya Air (SDA).
"Ada 16 item (diambil). Rata-rata sih buku catatan," ujar Dody di Kementerian PU, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).
Baca juga: Menteri PU Benarkan Ruang Kerjanya Digeledah Kejati DKI, Dokumen Hasil Audit Disita
Dody juga membenarkan ada satu unit PC yang ikut disita, serta sejumlah dokumen hasil cetak (print out).
Ia menyebutkan, penyitaan barang terbanyak berasal dari Gedung Cipta Karya.
"Jadi yang banyak itu memang ngambilnya dari Cipta Karya semua," tegasnya.
Namun, Dody membantah adanya penyitaan sejumlah telepon genggam oleh penyidik.
Dalam penjelasannya, Dody membenarkan bahwa ruang kerjanya turut digeledah oleh tim penyidik Kejati DKI Jakarta.
Baca juga: Kantor Kementerian PU Digeledah 6 Jam, Dokumen dan Perangkat Elektronik Disita
Selain itu, ia juga mengonfirmasi ruang kerja Wakil Menteri (Wamen) PU, Diana Kusumastuti, ikut digeledah.
"Iya (kedua ruangan digeledah). Jadi begini, saya memberikan izin kepada penyidik untuk menggeledah seluruh ruangan yang ada di Kementerian PU," ujar Dody.
Kompas.com/Dian Erika Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo saat memberikan keterangan di Kantor Kementerian PU, Kebayoran Baru, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026)..
"Karena saya juga haqul yakin bahwa seluruh jajaran di Kementerian PU juga ingin menunjukkan bahwa mereka juga baik-baik aja," tuturnya.
Dody menegaskan penggeledahan oleh aparat penegak hukum sah dilakukan.
Namun, ia mengaku sempat meminta izin kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum penyidik melakukan penggeledahan di ruangannya.
Baca juga: Kantor Kementerian PU Digeledah 6 Jam, Ruang Menteri Dikabarkan Ikut Disasar
"Mungkin penyidiknya agak khawatir, makanya kemudian saya harus mohon izin khusus kepada Pak Presiden. Kira-kira gitu," tuturnya.