Polda Metro Jaya mulai menerapkan kebijakan efisiensi energi di lingkungan kepolisian. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap situasi geopolitik global, sekaligus mendukung program pemerintah dalam penghematan sumber daya.
Meski tengah melakukan pengetatan, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan kualitas pelayanan publik dan keamanan masyarakat tidak akan dikendurkan. Kegiatan krusial seperti patroli wilayah dipastikan tetap berjalan normal.
"Ada penghematan dari kepolisian. Kita mendukung program pemerintah," ujar Budi kepada wartawan, Jumat (10/4).
Budi menekankan, efisiensi tidak boleh mengorbankan rasa aman warga. Kehadiran personel di lapangan tetap menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.
“Tetap pelaksanaan patroli memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat tetap dilakukan,” tegasnya.
Fokus penghematan ini, menurut Budi, lebih menyasar pada penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan mobilitas yang bersifat non-prioritas. Salah satu skema yang didorong adalah penggunaan transportasi umum bagi personel yang melakukan perjalanan dinas.
“Ada kegiatan perjalanan dinas, kita tidak menggunakan kendaraan pribadi, bisa transportasi umum,” ucap Budi.
Selain transportasi umum, Polda Metro Jaya juga mendorong anggotanya untuk beralih ke moda transportasi yang lebih rendah konsumsi energinya. Transformasi ini dilakukan mulai dari kendaraan operasional hingga kendaraan pribadi untuk ke kantor.
“Dari roda empat ke roda dua, dari roda dua bisa menggunakan sepeda ke kantor,” tambahnya.
Meski sektor swasta atau ASN di instansi lain mungkin menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) untuk menekan emisi dan energi, Budi memastikan aturan tersebut tidak berlaku bagi anggota Polri. Institusi kepolisian tetap bersiaga penuh di kantor dan lapangan.
Budi menegaskan, seluruh layanan kepolisian tetap beroperasi normal tanpa ada pengurangan jam operasional atau kapasitas personel.
"Kalau pelayanan kepolisian itu tetap berjalan. Artinya ada regulasi bagi ASN, terus staf swasta yang setiap minggu diatur regulasinya. Jadi polisi tidak melaksanakan WFH, WFA (Work From Anywhere), ataupun anywhere ataupun work from home, tetapi melakukan penghematan terkait tentang emisi, BBM, dan lain-lain. Itu kita lakukan," tutupnya.





