Jakarta, tvOnenews.com - Nama Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak menjadi perbincangan hangat setelah video yang memperlihatkan ribuan motor listrik berlogo BGN viral di media sosial.
Dalam video tersebut, tampak deretan motor listrik dalam jumlah besar tersimpan di sebuah lokasi, memicu spekulasi publik terkait skala pengadaan dan penggunaan anggaran negara.
Isu ini semakin ramai setelah muncul narasi yang menyebut jumlah motor mencapai puluhan ribu unit, sehingga menimbulkan pertanyaan soal urgensi dan efisiensi program pemerintah.
BGN Klarifikasi: Bukan 70 Ribu, Hanya 21 Ribu UnitMenanggapi viralnya video tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana memberikan klarifikasi bahwa jumlah motor listrik yang dipesan tidak sebesar yang beredar di publik.
Menurutnya, total pengadaan motor listrik BGN mencapai sekitar 21.000 unit, bukan 70.000 unit seperti yang ramai disebut di media sosial.
Motor listrik tersebut direncanakan sebagai kendaraan operasional bagi kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.
Motor BGN untuk Operasional SPPG, Belum DidistribusikanBGN menjelaskan bahwa motor listrik ini akan digunakan untuk mendukung distribusi dan pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun hingga saat ini, ribuan motor listrik BGN tersebut belum didistribusikan ke daerah. Seluruh unit masih berada di gudang karena harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN).
Proses ini disebut sebagai tahapan wajib sebelum kendaraan dapat digunakan secara resmi dalam operasional program pemerintah.
Pengadaan Sudah Direncanakan Sejak 2025BGN juga menegaskan bahwa pengadaan motor listrik ini bukan keputusan mendadak. Program tersebut telah dirancang sejak akhir 2025 melalui mekanisme resmi pemerintah.
Pembelian dilakukan secara bertahap sesuai regulasi yang berlaku, termasuk skema pembiayaan yang diatur dalam kebijakan keuangan negara.
Meski demikian, viralnya video motor BGN ini tetap memicu perdebatan publik mengenai prioritas penggunaan anggaran.
Viral Tambah Panjang Daftar Sorotan terhadap BGNIsu motor listrik bukan satu-satunya yang menyeret nama BGN ke ruang publik. Sebelumnya, sempat viral pula video aksi tidak pantas di dapur program MBG yang berujung pada penutupan sementara fasilitas tersebut.




