Rayakan 80 Tahun, Ethiopian Airlines Tambah Jadwal Penerbangan Singapura-Addis Ababa

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Singapura -

Ethiopian Airlines merayakan 80 tahun keunggulan operasional, pertumbuhan jaringan, dan inovasi di sektor penerbangan, sejak penerbangan komersial perdananya pada 1946. 

Berawal dari penerbangan pertamanya ke Kairo, grup maskapai terbesar di Afrika ini telah membangun jejak global yang menghubungkan Afrika dengan pasar-pasar utama di Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Selatan, didukung armada modern serta hub di Addis Ababa yang dirancang untuk memudahkan koneksi lanjutan ke berbagai kota di seluruh kawasan Benua Afrika.

Perayaan ini juga bertepatan dengan periode pertumbuhan bisnis yang semakin meningkat di Asia Tenggara.

Hingga akhir 2025, total perjalanan antara Singapura dan Afrika meningkat 57%, sementara jumlah penumpang Ethiopian Airlines yang bepergian melalui Singapura naik 87% dibandingkan tahun sebelumnya.

Maskapai ini memperkirakan akan melayani lebih dari 200.000 wisatawan dari Asia yang transit melalui Singapura menuju Addis Ababa hingga akhir 2026, dengan konektivitas lanjutan yang mulus ke lebih dari 60 destinasi di seluruh Afrika.

Untuk menjawab permintaan peningkatan ini, Ethiopian Airlines menambah jadwal penerbangan menjadi lima penerbangan langsung per minggu antara Singapura dan Addis Ababa.

Langkah ini diambil untuk menjawab pertumbuhan kebutuhan penumpang dan kargo, sekaligus memperkuat posisi Singapura sebagai lokasi strategis menuju Afrika bagi perusahaan, UKM, investor, dan institusi di kawasan Asia Tenggara.

“Hari jadi kami yang ke-80 bukan sekadar tonggak sejarah, tetapi juga cerminan dari berbagai kemitraan yang telah membentuk Ethiopian Airlines sejak 1946, termasuk koneksi penting yang kami bangun melalui Singapura dan seluruh kawasan Asia Pasifik."

"Dengan peningkatan permintaan penerbangan melalui Singapura, kami turut mendukung fase baru hubungan Asia–Afrika di bidang pariwisata, investasi, dan perdagangan,” ujar Enquanhone Minyashal, Regional Manager Singapura, Australia, dan Selandia Baru Ethiopian Airlines.

Pertumbuhan ini semakin menegaskan peran Addis Ababa sebagai gerbang utama yang menghubungkan Asia Tenggara dengan Afrika.

Hal ini juga mendukung Vision 2035 Ethiopian Airlines serta komitmennya memperkuat koridor Asia–Afrika, yang menjadi fondasi pertumbuhan jaringan jangka panjang, termasuk perluasan konektivitas penumpang dan kargo.

Baca Juga: Kemenhub Batasi Kenaikan Tiket Pesawat Maksimal 13%, Maskapai Diminta Patuh

Ethiopian Airlines terus berinvestasi dalam modernisasi armada dan kapasitas generasi berikutnya untuk mendukung konektivitas jarak jauh, termasuk penambahan armada pesawat berbadan lebar dan sempit secara berkelanjutan.

Peta jalan maskapai ini juga mencakup rencana pengoperasian taksi udara listrik serta pengembangan Bandara Internasional Bishoftu senilai US$12,5 miliar, yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan konektivitas dalam jangka panjang. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jusuf Kalla Bantah Danai Roy Suryo, Laporkan Rismon ke Bareskrim - PARASOT
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Bea Cukai dan DJP Segel Empat Yacht di Pantai Marina
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kebakaran Hebat Ruko Grosir Sepatu di Pematangsiantar, Kerugian Ratusan Juta Rupiah
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Penguatan Ekosistem Royalti Digital ASEAN Didorong Melalui Forum CMO di Bali
• 7 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.