Waketum PAN Menilai Pelaporan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi ke Polisi Sudah Tepat

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Wakil Ketua Umum PAN Saleh Partaonan Daulay menilai pelaporan pengamat politik Saiful Mujani dan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi ke polisi, sudah tepat dan sesuai ketentuan.

Saiful dan Islah dilaporkan dua warga ke Polda Metro Jaya terkait dugaan ajakan makar terhadap Presiden Prabowo Subianto.

BACA JUGA: Satgas PKH Selamatkan Rp 11,4 T Uang Negara, ART: Kejagung Spektakuler, tetapi Perlu Bekerja Lebih Keras

Saleh menilai pelaporan itu adalah potret implementasi dan keberpihakan pada penegakan hukum dan demokrasi.

Walau tanpa survei, katanya, namun diyakini banyak orang yang merasa terganggu dengan ajakan untuk mengkonsolidasikan diri dalam menjatuhkan Prabowo.

BACA JUGA: Sahroni Mengaku Sempat Diperas Rp 300 Juta oleh Utusan KPK Gadungan, Begini Ceritanya

"Orang awam saja sangat mudah memahami ajakan itu. Karena disampaikan di muka umum dan direkam secara utuh, dengan mudah pula tersebar di medsos. Ajakan itu sangat potensial ditafsirkan secara salah. Akibatnya, sangat potensial menimbulkan kegaduhan dan ketidaktertiban," kata Saleh, Jumat (10/4/2026).

Dia meyakini jika pihak kepolisian menonton video itu, akan banyak pasal pelanggaran yang potensial ditemukan.

BACA JUGA: Efriza Sebut Pernyataan Hashim soal Kudeta Presiden Bisa Jadi Alarm Politik

"Mungkin bisa saja dianggap ada unsur pencemaran nama baik, ujaran kebencian, perbuatan tidak menyenangkan, ajakan untuk menurunkan pemerintahan yang sah, dan lain-lain," tuturnya.

Ketua Komisi VII DPR itu mengatakan bahwa betul semua orang memiliki hak untuk berbicara di muka umum. Namun, jika pembicaraannya dinilai mengganggu dan menimbulkan kegaduhan, hal itu boleh dilaporkan kepada aparat penegak hukum untuk diperiksa.

Oleh karena itu, pelaporan ini menurutnya jangan dianggap remeh. Harus dilanjutkan karena semua orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.

"Pihak kepolisian sudah seharusnya menindaklanjuti pelaporan ini. Dengan begitu, penegakan hukum berlaku untuk semua. Jangan ada kesan bahwa jika aktivis yang dilaporkan, malah tidak diproses," ujarnya.

Saleh juga yakin Presiden Prabowo tidak masalah dengan pidato Saiful Mujani dan Islah Bahrawi. Faktanya, kepala negara sekarang sedang sibuk mengurus swasembada pangan, pengadaan energi baru terbarukan, pendidikan, kesehatan, bencana alam, dan berbagai program utama di dalam asta cita.

Dengan kesibukan tersebut, katanya, terlihat bahwa presiden sepertinya tidak punya cukup waktu untuk menonton video yang viral tersebut.

"Kalaupun dilaporin, mungkin hanya menanggapi biasa saja, bahkan mungkin hanya tersenyum tipis. Menandakan kalau itu hanyalah rintangan kecil yang tidak perlu dibesar-besarkan," kata Saleh.(fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anwar Usman: Hakim MK Pengganti Saya Mudah-mudahan Bawa Berkah!
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Sinergis Tumbuh, Pinrang Tangguh: Refleksi dan Arah Strategis Pembangunan Daerah
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Evaluasi Angkutan Lebaran 2026, Menhub Dudy Soroti kepadatan di Rest Area dan Gilimanuk
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Viral Sekelompok Orang Minum Oli untuk Obat, BBPOM dan MUI Nyatakan Bukan untuk Konsumsi
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Politik kemarin, WFH ASN dimulai hingga Dubes RI untuk Oman dilantik 
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.