FAJAR, JAKARTA – Alhamdulillah, dana segar bantuan pemerintah resmi meluncur! Terhitung mulai Jumat (10/4/2026), bantuan sosial (bansos) reguler PKH dan BPNT Tahap 2 sudah mulai masuk ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bagi Anda pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), segera siapkan NIK KTP dan cek status Anda secara mandiri untuk mencairkan saldo bantuan yang mencapai Rp750.000 per kategori.
Penyalurannya serentak. Dilakukan melalui jaringan Bank Himbara dan PT Pos Indonesia ke seluruh wilayah Tanah Air.
Penyaluran bansos pada kuartal kedua ini menjadi kabar yang paling dinantikan masyarakat. Mengingat besarnya jumlah penerima dan variasi kategori bantuan, proses pencairan di lapangan mungkin akan dilakukan secara bertahap. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk proaktif melakukan pengecekan data guna memastikan saldo bantuan sudah masuk ke rekening atau siap diambil.
Cek Penerima Bansos via HP
Tak perlu repot mengantre di kantor dinas, Anda bisa memantau status pencairan dana bansos melalui sistem daring resmi milik Kemensos hanya bermodalkan HP. Berikut langkah-langkahnya:
Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Masukkan wilayah domisili Anda (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa) sesuai data e-KTP.
Ketikkan nama lengkap sesuai identitas pada KTP.
Masukkan kode captcha yang muncul pada layar untuk verifikasi.
Klik tombol “Cari Data”.
Sistem akan secara otomatis menampilkan detail informasi, mulai dari status kepesertaan, jenis program (PKH atau BPNT), hingga progres penyaluran dana Anda.
Rincian Nominal Bantuan
Untuk diketahui, penerima Program Sembako (BPNT) mendapatkan alokasi Rp200.000 per bulan, yang pada tahap ini dicairkan sekaligus sebesar Rp600.000 untuk satu kuartal.
Sementara itu, besaran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) triwulan ini diberikan berdasarkan kategori spesifik:
Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp2.700.000
Ibu Hamil atau Nifas: Rp750.000
Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp750.000
Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
Penyandang Disabilitas Berat: Rp600.000
Siswa SMA Sederajat: Rp500.000
Siswa SMP Sederajat: Rp375.000
Siswa SD Sederajat: Rp225.000
Data Lebih Cepat Diperbarui
Percepatan pencairan di bulan April ini merupakan hasil kerja sama apik antara Kemensos dan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam memutakhirkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa sebelumnya data DTSEN baru diterima pada tanggal 20 di setiap triwulannya. Namun, mulai periode ini, jadwal tersebut berhasil dimajukan demi mempercepat distribusi bantuan ke tangan warga.
“Alhamdulillah ini kita majukan untuk kita terima tanggal 10, nanti 10 April dan seterusnya. Jadi, setiap tanggal 10 nanti kami terima dan hasil pemutakhiran itu yang akan kami jadikan pedoman untuk menyalurkan bansos setiap bulannya,” terang Mensos dalam siaran resmi Kemensos.
Langkah strategis ini pun didukung penuh oleh Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti. Ia menegaskan pihaknya terus mengonsolidasi data agar selalu akurat dan siap menjadi basis kebijakan pemerintah.
“Untuk kemudian nanti menjadi basis bagi Pak Mensos menyalurkan Bansos di triwulan kedua,” pungkas Amalia. (*)





