Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Figur Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, kini menguat menjadi kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026-2030. Ia diproyeksikan untuk meneruskan kepemimpinan H. Prabowo Subianto dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI tahun 2026 yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, pada 9-11 April 2026.
Ketua IPSI Sulawesi Tengah, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, mengungkapkan bahwa di tengah usulan yang meminta Prabowo Subianto kembali menjabat, nama Sugiono muncul sebagai figur kuat untuk memimpin periode berikutnya. Hal ini mempertimbangkan tanggung jawab besar Prabowo saat ini sebagai Kepala Negara.
"Banyak pihak yang menginginkan mas Sugiono untuk jadi penerus bapak Prabowo. Mengingat kesibukan beliau saat ini sebagai Presiden," terangnya.
Akbar Supratman menambahkan bahwa Sugiono dinilai memiliki perhatian besar terhadap kemajuan organisasi. Sosoknya dianggap mampu membawa dunia pencak silat terus berkembang sesuai visi besar organisasi.
Munas XVI IPSI kali ini memang menekankan ambisi besar untuk membawa pencak silat ke panggung olahraga tertinggi dunia, termasuk menuju Olimpiade. Saat ini, pemerintah terus berkomitmen mempromosikan pencak silat di tingkat internasional melalui jalur diplomasi budaya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengprov IPSI Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono, menyatakan bahwa Sugiono merupakan sosok yang sangat layak. Ia menilai rekam jejak Sugiono saat menjabat sebagai Wakil Ketua Umum menunjukkan dedikasi yang tinggi bagi organisasi.
"Mas Sugiono saya pikir sangat layak, hal ini melihat kesibukan Pak Prabowo jadi presiden saat ini," terangnya.
Menurut Bambang, Sugiono terbukti sangat aktif dan mampu meluangkan banyak waktu untuk mengurus IPSI di tengah berbagai kesibukannya. Dukungan dari berbagai daerah ini pun semakin memperkuat posisi Sugiono menjelang penutupan Munas XVI IPSI di Jakarta.
Editor: Redaksi TVRINews





