Saat Konten Kreator Ijoel Diundang Rano, Aspirasi Warga Jakarta Mengalir ke Balai Kota

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Konten kreator yang kerap menyoroti fasilitas publik Jakarta, Ijoel, diundang bertemu secara langsung dengan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno pada Rabu (8/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung selama dua jam di Balai Kota DKI Jakarta itu menjadi momen bagi Ijoel untuk blak-blakan menyampaikan berbagai keluhan warga secara langsung.

Ijoel bercerita, awalnya ia dihubungi oleh salah satu staf Wagub untuk bertemu langsung menyampaikan aspirasinya.

Saat bertemu, Rano Karno mengaku bahwa dirinya sendiri yang meminta stafnya untuk mencari sosok Ijoel setelah menonton videonya memperbaiki jalan.

Baca juga: Warga Ramai Adukan Jalan Rusak ke Ijoel, Pengamat: Tanda Sistem Pemerintah Belum Maksimal

Dalam pertemuan yang turut melibatkan jajaran Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, Kominfotik, dan Citata tersebut, Ijoel mendapat apresiasi penuh dan dianggap sebagai perpanjangan tangan serta mata pemerintah di lapangan.

"Bang Doel bilang dia merasa sangat terbantu. Karena Bang Doel merasa kalau tangan dan matanya cuma dua. Nah, dengan adanya Ijoel, kata dia, Bang Doel merasa matanya banyak dan tangannya banyak," kata Ijoel kepada Kompas.com melalui telepon, Jumat (10/4/2026).

Kritik birokrasi lambat

Dalam momen tersebut, Ijoel menyoroti sistem pelayanan pemerintahan di tingkat bawah yang dinilai lambat dan kerap saling lempar tanggung jawab. Ia mencontohkan pengalamannya langsung yang berulang kali dilempar ke instansi lain saat melapor.

"Pertama, respons dari kantor pemerintahan di Jakarta tuh masih lambat dan kadang suka main lempar. Misal saya datang ke kantor kelurahan, terus ke PTSP. Padahal PTSP itu pelayanan satu pintu, tapi dioper lagi dibilang, 'nah ini mesti lewat JAKI', kan aneh," jelas Ijoel.

Hal ini menjadi masalah karena banyak warga kalangan menengah ke bawah yang tidak mengerti aplikasi JAKI atau tidak memiliki ponsel memadai.

Birokrasi juga dinilai pilih kasih karena laporan warga sering kali kurang direspons dengan baik jika masalah tidak viral atau pengikut di media sosialnya sedikit.

Oleh karena itu, ia meminta aparatur wilayah, setidaknya di tingkat kelurahan, untuk lebih proaktif melakukan jemput bola menyerap keluhan warga.

Baca juga: Kreator Konten Ijoel: Jalan Rusak di Jakarta Tak Tuntas karena Hanya Ditambal

Akar masalah jalan rusak

Sebagai kreator konten yang sering menambal aspal secara mandiri, Ijoel mengungkapkan, perbaikan jalan di Jakarta tak pernah awet karena penyebab utamanya tidak pernah diselesaikan.

Petugas disebut sering kali hanya menambal jalan tanpa mencari tahu penyebab kerusakannya.

"Kalau misalkan perbaikan jalan rusak, seharusnya cari tahu penyebabnya itu apa dulu. Jangan datang terus langsung diperbaiki, terus ditinggal," tutur Ijoel.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, Ijoel juga menyoroti buruknya kualitas aspal yang berbeda antara pengerjaan perbaikan oleh vendor dan pengerjaan langsung dari dinas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Liverpool kembali ke jalur kemenangan seusai tekuk Fulham 2-0
• 15 menit laluantaranews.com
thumb
Perdagangan Afrika: Bangkit atau Sekadar Berganti Ketergantungan?
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Masuk Pertengahan April, Curah Hujan di Jawa Timur Makin Rendah
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Pakai Hasil Peras untuk Jamuan hingga THR
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Komisi X DPR Dorong Transparansi dan Keadilan Biaya Pendidikan Tinggi di Kalsel
• 4 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.