jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menyampaikan musyawarah daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi momentum penting bagi konsolidasi dan menentukan arah kepemimpinan partai di daerah untuk periode selanjutnya.
Hal itu diungkapkan oleh Bahlil saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang digelar di Ballroom Novotel Manado Golf Resort & Convention Center, Sabtu (11/4).
BACA JUGA: Bahas Slogan Suara Rakyat Suara Golkar, SOKSI Pimpinan Ali Wongso Gelar Dialog Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama
Bahlil mengungkapkan ada tiga keputusan penting yang lahir dari forum tersebut, yakni mengevaluasi laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, menetapkan pokok-pokok pikiran program kerja serta rekomendasi, dan memilih Ketua DPD I untuk periode selanjutnya.
“Musda ini jangan diartikan hanya sebagai forum konsolidasi biasa atau seremoni,” ujar Bahlil.
BACA JUGA: Puji Pidato Ketua DPR, Doli Golkar Dukung Presiden Ambil Langkah Strategis demi Akhiri Perang
Menurutnya, evaluasi terhadap kepengurusan sebelumnya juga sangat penting sebagai dasar untuk merumuskan kebijakan politik dan program strategis partai ke depan.
Tak hanya itu, Bahlil pun meminta pengurus baru DPD Golkar Sulut yang nantinya terpilih pada Musda XI untuk menambah perolehan kursi di DPRD kabupaten/kota maupun provinsi pada Pemilu 2029 nanti.
Kendati demikian, Bahlil tidak menuntut tambahan jumlah kursi kader beringin di DPR RI.
“Tugas DPD Partai Golkar Sulawesi Utara harus menambah kursi di DPRD kabupaten/kota dan provinsi,” ucapnya.
Selain memberi tugas untuk menambah kursi di DPRD, Bahlil juga meminta agar pengurus baru nantinya harus berusaha agar di setiap DPRD kabupaten/kota harus ada pimpinan dari Partai Golkar.
“Jadi, ini menjadi tugas ketua dan pengurus Partai Golkar Sulut yang baru supaya nantinya setiap kabupaten/kota ada pimpinan dari Partai Golkar,” kata Bahlil.
Bahlil datang bersama rombongan pengurus DPP Partai Golkar diantaranya, Sekjen Muhammad Sarmuji dan Bendahara Umum DPP Golkar Sari Yuliati.
Sari Yuliati dalam kesempatan itu mengungapkan terima kasih kepada Ketum Golkar karena diberi kesempatan untuk menyelesaikan masa jabatannya sebagai Ketua Umum DPD I Partai Golkar hingga selesai.
“Saya sampaikan terima kasih yang tulus atas kepercayaan bapak ketua umum sehingga saya sehingga masih bisa memimpin sampai saat ini, sampai akhir masa jabatan dan tidak di-PLT-kan,” ujar Tetty, sapaan akrabnya.
Pada hari yang sama, forum Musda tersebut juga secara resmi menetapkan Michaela Elsiana Paruntu (MEP) sebagai Ketua DPD I Golkar Sulut untuk masa bakti 2025-2030. MEP terpilih secara aklamasi dengan mengunci dukungan 100 persen dari pemilik suara sah Musda XI Partai Golkar.(mcr10/jpnn)
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul




