PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) berencana melakukan diversifikasi usaha dengan menambah kegiatan bisnis baru di luar lini utamanya. Perseroan akan masuk ke bidang penyewaan gudang dan fasilitas penyimpanan mandiri (KBLI 68126).
Rencana ini akan diajukan kepada para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026.
Saat ini, TCID menjalankan kegiatan usaha di sektor industri kosmetik, sabun, bahan pembersih rumah tangga, hingga produksi barang plastik untuk kemasan. Namun, melihat potensi aset yang dimiliki, Perseroan mulai melirik peluang dari sektor lain yang belum ada dalam anggaran dasar.
"Penambahan kegiatan usaha dilakukan sebagai bentuk diversifikasi usaha atas lahan yang tersedia di logistic center Perseroan yang berlokasi di area Factory 2 yang saat ini digunakan sebagai pabrik kemasan plastik dan logistic center untuk keperluan internal," ungkap manajemen.
Melalui langkah ini, Perseroan ingin mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang selama ini belum dimaksimalkan secara komersial. Area logistic center yang ada akan dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru melalui skema penyewaan gudang.
Dari sisi kesiapan operasional, manajemen memastikan bahwa Perseroan telah memiliki sumber daya manusia yang memadai untuk mendukung ekspansi ini.
"Sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha, Perseroan telah memiliki tenaga ahli yang dibutuhkan untuk mendukung operasional penambahan kegiatan usaha yang diajukan," ujar manajemen.
Baca Juga: Perkuat Bisnis, ADES Bentuk Anak Usaha Baru di Bidang Perdagangan
Baca Juga: Ekspansi, Emiten Batu Bara (COAL) Bentuk Anak Usaha Baru di Sektor Pelayaran
Selain itu, aktivitas logistic center yang selama ini telah berjalan juga dinilai menjadi fondasi kuat untuk mengembangkan bisnis baru ini. Perseroan pun menegaskan bahwa ekspansi ini tidak akan mengganggu kinerja bisnis utama yang sudah berjalan.
Dengan strategi ini, TCID berharap dapat membuka sumber pendapatan tambahan yang lebih stabil. "Penambahan dan pelaksanaan kegiatan usaha yang baru diperkirakan akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan Perseroan khususnya dalam bentuk kontribusi terhadap pendapatan usaha Perseroan," tutup manajemen.





