Kisah Nurdin dan Kursi Roda yang Mengubah Harinya

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Senyum Nurdin (19), pemuda penyandang disabilitas fisik dan sensorik netra asal Bandung, kini merekah.

Jika sebelumnya hari-harinya lebih banyak dihabiskan di kamar, kini ia mulai merasakan udara di luar rumah berkat bantuan kursi roda dari Kementerian Sosial RI.

Bagi Nurdin, kursi roda tersebut bukan sekadar alat bantu, melainkan sarana untuk kembali terhubung dengan dunia di sekitarnya.

“Senang sekali, sekarang setiap pagi saya bisa minta antar Ibu keluar rumah untuk hirup udara segar. Tidak lagi hanya diam di kamar,” ujarnya.

Sebulan setelah penyaluran bantuan, Kementerian Sosial melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial kembali mengunjungi kediaman Nurdin untuk memastikan manfaat bantuan benar-benar dirasakan. Bantuan berupa kursi roda aksesibilitas serta dukungan tunai sebesar Rp 1.200.000 terbukti memberi perubahan nyata bagi kehidupan Nurdin dan keluarganya.

Sang ibu pun mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah. Bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban ekonomi, tapi juga berdampak pada kondisi psikologis dan kesehatan anaknya. Ia menuturkan, bantuan uang tunai dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi seperti vitamin dan susu khusus.

“Sejak ada kursi roda ini, Nurdin jadi lebih ceria, semangat makannya meningkat, dan tidak lagi murung,” ungkapnya.

Kunjungan ini mempertegas komitmen Kementerian Sosial bahwa penyaluran bantuan tidak berhenti pada seremonial semata. Pemantauan dilakukan untuk memastikan setiap intervensi memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup penerima manfaat.

Upaya ini merupakan bagian dari layanan rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas yang tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, dukungan perawatan, peningkatan fungsi sosial, serta penguatan peran keluarga sebagai sistem pendukung utama. Melalui pendekatan tersebut, Kemensos mendorong penerima manfaat untuk dapat menjalani kehidupan sehari-hari secara lebih mandiri dan bermartabat.

Melalui program rehabilitasi sosial yang berkelanjutan, Kementerian Sosial terus mengoptimalkan terwujudnya masyarakat yang inklusif, di mana setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk hidup lebih mandiri dan sejahtera.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SAR Gabungan Selamatkan Nelayan Kepri yang Hanyut ke Malaysia
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Akademisi Sebut Ketahanan APBN Diuji, Defisit Berpotensi Mendekati Batas Aman
• 17 jam lalupantau.com
thumb
GAMKI dan Sejumlah Ormas Kristen Polisikan Jusuf Kalla Terkait Ceramah soal Syahid
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Tyson Fury Tantang Anthony Joshua Usai Menang Dominan di London
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Bawa Senpi Rakitan dan Sajam, 2 Pria Ini Diamankan
• 5 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.