Nelayan Hilang Asal Maluku Tengah Ditemukan Selamat di Perairan Pulau Misol

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Maluku Tengah: Seorang nelayan asal Dusun Administrasi Parigi, Desa Wahai, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, yang dilaporkan hilang kontak sejak beberapa hari lalu berhasil ditemukan. Ia ditemukan dalam kondisi lemas di sekitar Perairan Desa Yelu (Pulau Misol), Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

"Nelayan yang diketahui bernama Roni Fatubun (40) ini awalnya ditemukan dan diselamatkan masyarakat sekitar Perairan Desa Yelu bersama perahu panjang (longboat) miliknya pada Sabtu, (11 Maret) sekitar pukul 18.00 WIT," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku Muhamad Arafah, dilansir dari Antara, Minggu, 12 April 2026.

Setelah ditemukan masyarakat, korban selanjutnya diserahkan ke Pos Patroli Laut TNI AL Pulau Misol guna mendapatkan perawatan.
 

Baca Juga :

Nelayan Temukan Kapal Selam Tanpa Awak di Gili Trawangan

"Upaya pencarian korban pada hari kedua oleh Tim SAR Gabungan kembali dilanjutkan. Sejak pukul 07.00 WIT Tim SAR Gabungan dikerahkan menggunakan RIB menuju sejumlah titik koordinat guna melaksanakan pencarian," ucapnya.

Berselang satu jam kemudian, tim SAR Gabungan mendapat informasi dari Kapolsek Wahai (Pulau Seram) Kabupaten Maluku Tengah melaporkan korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di sekitar Perairan Pulau Misol. Korban mendapatkan perawatan di Pos Patroli Laut TNI AL Pulau Misol.

Setelah Tim menerima informasi tersebut, dilakukan koordinasi bersama pihak keluarga yang sedari beberapa hari lalu turut melakukan pencarian di sekitar Perairan Pulau Misol. "Alhamdulillah kini pihak keluarga sudah tiba di Pos Patroli TNI AL untuk menjemput korban kembali ke Dusun Parigi," ujarnya.

Setelah melakukan beberapa jam perjalanan kembali ke Pulau Seram, korban bersama pihak keluarga kini sudah tiba dengan selamat pada pukul 17.00 WIT di Dusun Parigi.


Roni Fatubun (baju kaos putih), seorang nelayan asal Dusun Parigi Desa Wahai di Kabupaten Maluku Tengah berhasil ditemukan selamat di sekitar Perairan Pulau Misol, Kabupaten Raja Ampat (Papua Barat Daya) pada Sabtu, 11 April 2026. HO/Basarnas Ambon


Awalnya informasi kondisi membahayakan jiwa manusia itu diterima Unit Siaga SAR Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur sekitar pukul 13.20 WIT dari Kapolsek Wahai, Sabtu, 11 April 2026 

Dalam keterangan dilaporkan, korban bertolak dari Pulau Misol menuju Kabupaten SBT pada 9 April sekitar pukul 15.00 WIT. Korban diperkirakan tiba pada 10 April, namun hingga waktu tersebut ia belum juga sampai di tujuan.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur potensi. Di antaranya Basarnas, Polairud, TNI AL, dan masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Undip Alokasikan Rp6 Miliar Per Tahun untuk Makan Siang Gratis
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Seskab Teddy Bicara Inflasi Pengamat, Analis Politik Singgung Menteri Bahlil
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Strategi Pemerintah Percepat Swasembada Pangan
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Efisiensi Energi, ASN Kota Banjarmasin WFH Setiap Jumat
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cara Mengenali Pria yang Matang Secara Mental dari Kebiasaan Sehari-hari
• 13 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.