Presiden Prabowo terbang ke Moskow pada Minggu (12/4) malam untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Perjalanan ini makan waktu 12 jam nonstop.
Kemlu Rusia dalam pernyataan tertulis mengatakan, pertemuan kedua kepala negara itu akan berlangsung pada Senin (13/4) waktu setempat.
“Pada 13 April, Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengadakan pembicaraan di Moskow dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, yang akan melakukan kunjungan kerja ke Rusia,” kata Kemlu Rusia.
“Para pemimpin tersebut akan membahas kondisi terkini dan prospek untuk memperdalam kemitraan strategis Rusia–Indonesia, serta isu-isu internasional dan regional yang mendesak,” lanjutnya.
Bahas Energi dan GeopolitikSebelumnya, pada Sabtu (11/2), Menlu RI Sugiono mengatakan bahwa krisis energi global akan juga masuk pembicaraan.
“Beliau akan bertemu dengan Presiden Putin dan juga akan membahas mengenai geopolitik dunia dan juga pasti membahas tentang situasi energi,” katanya.
Sedangkan menurut Seskab Teddy Indra Wijaya, ada dua hal yang dibahas Prabowo dan Putin, yaitu:
Ketahanan energi, melanjutkan kerja sama dengan Pemerintah Rusia dan memastikan pasokan energi nasional yang stabil, termasuk ketersediaan minyak.
Geopolitik dunia, menyuarakan posisi strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan ke Rusia, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sebelumnya, Prabowo telah mengadakan pertemuan bilateral dengan Putin pada Juni 2025 di St Petersburg dan pada 10 Desember 2025 di Istana Kremlin, Moskow.





