Bekali Peserta Lemhanas, KSAD Jenderal Maruli Tegaskan Dukung Program Pemerintah

jpnn.com
9 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan dukungannya terhadap program pemerintah harus menjadi prioritas seluruh unsur bangsa sesuai bidang tugas masing-masing.

Jenderal Maruli menegaskan hal tersebut saat memberikan pembekalan kepada peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXVII dan Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXIX di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas), Selasa (8/4/2026).

BACA JUGA: Pimpin Sertijab 3 Panglima Komando, KSAD Jenderal Maruli: Penguasaan Masalah Jadi Kunci Mencari Solusi

Kegiatan itu diikuti 85 peserta P3N dan 104 peserta P4N yang berasal dari unsur TNI, Polri, kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian, badan usaha, dan organisasi masyarakat.

Di hadapan para peserta, Kasad menekankan bahwa setiap unsur pemerintahan harus memahami prioritas yang dapat dilakukan dalam mendukung berbagai program pemerintah.

BACA JUGA: 47 Pati TNI AD Naik Pangkat, Jenderal Maruli Tegaskan Pemimpin Harus Beradaptasi Terhadap Lingkungan Strategis

KSAD menjelaskan Indonesia memiliki potensi dan sumber daya yang sangat besar. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan inovasi di berbagai bidang agar mampu memperkuat pertahanan negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut KSAD, pembinaan kekuatan TNI AD harus dilaksanakan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan guna mewujudkan postur pertahanan negara yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis.

BACA JUGA: KSAD Jenderal Maruli: Prajurit TNI AD Harus Jadi Pelopor Penerapan Efisiensi Energi

Kemudian seluruh kebijakan Presiden untuk meningkatkan pendapatan negara dan kesejahteraan masyarakat, lanjutnya, juga harus didukung penuh.

Selain membangun kekuatan pertahanan dan meningkatkan kesejahteraan prajurit, Kasad mengatakan TNI AD terus berupaya membantu masyarakat melalui program ketahanan pangan, penyediaan air bersih, serta pengairan pertanian dan perkebunan.

"Kita sudah buat sekitar 6.000 sumber air di seluruh Indonesia dan akan terus kita jalankan. Data kita, sekitar 27 juta masyarakat belum menikmati air bersih,” ujar KSAD.

KSAD juga menegaskan TNI AD bergerak cepat dalam penanganan bencana agar masyarakat terdampak tidak terlalu lama berada dalam kesulitan. Sementara di bidang alutsista, TNI AD terus mengembangkan sistem pertahanan dan inovasi teknologi.

"Kita sudah harus siapkan, anak-anak kita sudah mampu membuat peralatan tempur yang juga dimiliki negara lain,” imbuhnya.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Berbalik Menguat ke Zona Hijau, Sempat Ambruk Pagi Hari di Tengah Tekanan Global
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Tegaskan Kendali Selat Hormuz, Iran Respons Tegas Wacana Blokade Amerika Serikat
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ramalan Keuangan Shio 14 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Pergerakan IHSG pada Pekan Ini Dipengaruhi Dinamika Geopolitik Timteng
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
3 Zodiak yang Paling Sulit Memercayai Orang Lain
• 5 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.