Setelah sukses dengan program Gerbang Pintar e-Gate 11, warga RT 11 RW 07, Gandaria Utara, Jakarta Selatan, kini meluncurkan langkah lanjutan berupa penggunaan perangkat GPS untuk melindungi kendaraan bermotor dari risiko pencurian.
Ketua RT 11 RW 07 Gandaria Utara, Imam Basori, mengatakan program bertajuk 'GPS 11' ini merupakan pengembangan dari sistem keamanan sebelumnya yang berfokus pada akses keluar-masuk lingkungan.
Jika e-Gate 11 berfungsi sebagai pengamanan di gerbang, maka GPS 11 menyasar perlindungan langsung pada kendaraan milik warga.
“Setelah cluster luar yakni keamanan gerbang e-Gate 11, kami selanjutnya memaksimalkan ke cluster rumah yakni sistem keamanan kepada motor kendaraan warga. Kita gunakan dana operasional RT sebesar Rp 2,5 juta untuk alokasi alat GPS tersebut. Harga GPS ini juga murah, sekitar Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu, tapi bisa bermanfaat,” ujar Imam melalui keterangan yang diterima kumparan, Senin (13/4).
Imam menjelaskan, pembagian alat GPS dilakukan secara bertahap dengan skema dua unit per bulan untuk setiap Kepala Keluarga (KK) secara bergiliran.
Ia juga berharap inovasi ini dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan lain untuk lebih peduli terhadap sistem keamanan mandiri berbasis teknologi.
“Dana operasional ini tujuannya adalah dari warga, oleh warga, dan untuk warga. Semoga inovasi ini memberikan dampak positif serta manfaat nyata bagi seluruh warga,” tambahnya.
Kapolsek Metro Kebayoran Baru, Nugrahadi Kusuma, turut mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, program GPS 11 tidak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat, tetapi juga membantu tugas kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.
“Kalau sudah terlindungi, warga jadi nyaman dan tenang. Ini juga membantu tugas kami di lapangan,” kata Nugrahadi.
Ia menilai penggunaan GPS efektif digunakan tidak hanya pada malam hari, tetapi juga untuk mengantisipasi kejahatan pada siang hari yang kerap luput dari perhatian.
Sementara itu, Ketua RW 07 Gandaria Utara, Sudarwo, menyebut RT 11 sebagai salah satu lingkungan yang paling aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“RT 11 kini menjadi yang terdepan dalam kegiatan masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, warga juga menggelar kegiatan 'Makan Bareng Bergizi' dengan menyajikan hasil budidaya sendiri seperti ikan lele dan nila.
Program GPS 11 ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antar warga mampu menghadirkan solusi konkret dalam menciptakan lingkungan yang aman, sekaligus mandiri.





