Produsen toilet Jepang, Toto Ltd., telah menangguhkan pesanan baru untuk kamar mandi prefabrikasinya karena kekurangan bahan baku akibat perang di Iran yang terus menekan rantai pasokan minyak global.
Seorang perwakilan perusahaan kepada Bloomberg, melaporkan jika Toto memberitahukan mitra bisnisnya tentang penghentian tersebut pada hari Senin (13/4). Penghentian ini berlaku untuk kamar mandi prefabrikasi dan modular, dan perusahaan belum memutuskan kapan pesanan akan dilanjutkan, kata perwakilan tersebut.
Perusahaan tersebut bergabung dengan daftar produsen Jepang yang telah memangkas produksi atau menaikkan harga dalam beberapa pekan terakhir karena pasokan nafta yang semakin ketat, yaitu bahan baku minyak yang digunakan dalam produksi plastik. Menurut Asosiasi Industri Petrokimia Jepang, negara tersebut bergantung pada impor dari Timur Tengah untuk sekitar 40 persen pasokan nafta.
Saham Toto anjlok hingga 8,8 persen, penurunan terbesar sejak Oktober 2024, pada Senin sore setelah Nikkei melaporkan berita tersebut.
“Pengadaan bahan baku baik di dalam negeri maupun internasional menjadi sangat tidak stabil” sebagai akibat dari konflik di Timur Tengah, kata Toto dalam sebuah pernyataan yang dirilis Jumat.
Toto menghadapi kekurangan pelarut organik yang digunakan dalam pelapis dinding dan langit-langit di kamar mandi modularnya, demikian disampaikan perwakilan perusahaan tersebut kepada Bloomberg.
Kamar mandi tersebut, yang umum di apartemen Jepang, biasanya mencakup bak mandi, lantai tahan air, dinding, langit-langit, dan pancuran.
Produsen peralatan rumah tangga Takara Standard Co. juga mengatakan bahwa ketegangan di Timur Tengah mengganggu pasokan bahan baku terkait nafta dalam pernyataan yang dirilis pada hari Senin. Sahamnya anjlok hingga 6 persen.





