Jaga Penyelenggaraan SNBT Berjalan dengan Adil

kompas.id
2 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS –  Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes tahun 2026 memasuki tahap pengunduhan kartu peserta hingga 15 April pukul 15.00 WIB. Daya tampung di jalur terakhir seleksi nasional tersedia 261.497 kursi.

Dari data statistik akhir pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 di akun resmi instagram snpmb_id, per 10 April 2026 terdata 871.496 peserta menetapkan pilihan pertama untuk jenjang diploma tiga, sarjana terapan, dan sarjana. Peserta bisa memilih maksimal empat program studi, tapi kian sedikit peserta memilih hingga jumlah maksimal.

Pelaksanaan ujian dijadwalkan pada 21 – 30 April 2026.  Peserta mengikuti ujian di lokasi Pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan sesi yang ditetapkan panitia, sesuai wilayah pilihan peserta saat pendaftaran. Tahun ini ada lebih dari 1,38 juta siswa dengan akun permanen, sedangkan jumlah sekolah yang terdata 49.713 unit.

Baca JugaSNBT 2026 Rumpun Sosial Humaniora, Prodi Mana Paling Memberi Peluang?

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Eduart Wolok, saat dihubungi dari Jakarta, Senin (13/4/2026), mengatakan, panitia berkomitmen melayani proses SNBT yang adil bagi semua. Karena itu, panitia mengantisipasi celah kehadiran joki SNBT yang dimulai dari proses pendaftaran.

Tidak seperti tahun lalu, peserta yang mendaftar SNBT tidak bisa memilih langsung lokasi pusat UTBK dan sesi. Peserta hanya bisa memilih wilayah ujian. Pengumuman pusat UTBK dan sesi ujian bagi tiap peserta baru diumumkan pada 11-15 April 2026 saat peserta mulai bisa mengunduh atau mencetak kartu peserta ujian.

Eduart memaparkan, dari evaluasi pada modus kecurangan yang dilakukan pada tahun lalu, terlihat kecurangan dilakukan saat mulai proses pendaftaran. Ada pemusatan pemilihan lokasi UTBK dan sesi ujian oleh kelompok joki yang digunakan calon peserta SNBT.

“Kami ingin melindungi semua peserta agar bersaing secara fair. Karena itu, panitia berupaya seoptimal mungkin mencegah praktik kecurangan dengan modus perjokian.  Sistem yang kami rancang ini semata-mata untuk mengutamakan keadilan bagi para peserta,” tegas Eduart yang juga Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI).

Sementara Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University Deni Noviana menyampaikan, untuk UTBK tahun ini, IPB menyiapkan 945 komputer untuk setiap sesi ujian. Dalam satu hari bisa mengakomodasi hingga 1.890 peserta.

Deni menegaskan  komitmen mencegah kecurangan selama ujian. “Pencegahan kecurangan jadi prioritas yang kami tangani secara serius. IPB konsisten berkoordinasi dengan Panitia Pusat SNPMB dan menjalankan semua prosedur pengawasan sesuai prosedur operasional baku/POB secara nasional,” ujarnya, dikutip dari laman IPB.

Prosedur ini mencakup pemeriksaan peserta sebelum memasuki ruang ujian, pengawasan selama ujian, hingga penanganan insiden jika terjadi indikasi kecurangan. Selain itu, pengawas yang bertugas dibekali pemahaman dan kepekaan pada segala modus kecurangan. 

Sementara itu Pusat UTBK Universitas Padjadjaran (Unpad) di lokasi Unpad Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, disiapkan untuk dapat menampung 12.000 peserta. Setiap sesi UTBK dapat diikuti 675 peserta.

”Saya berharap pelaksanaan UTBK tahun ini berjalan dengan baik dan lancar. Kami juga memerhatikan berbagai evaluasi kebijakan dan teknis yang terjadi pada tahun lalu,” kata Koordinator Pelaksana Pusat UTBK Unpad Tahun 2026 Inu Isnaeni Sidiq, dalam keterangan tertulis, di laman resmi Unpad.

Persiapan peserta

Peluang untuk bisa lolos di UTBK disiapkan betul oleh Ainun, siswa salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sragen, Jawa Tengah. Sejak kelas XII ia bergabung dengan bimbingan belajar untuk persiapan UTBK.

Menjelang ujian yang makin dekat, Ainun juga mengikuti tambahan kelas akhir pekan dan  kelas tambahan intensif lagi. “Supaya bisa tambah percaya diri ya karena bisa lebih siap dan tahu  model soal ujiannya. Apalagi ada tryout, jadi tahu perkembangan skor dari waktu ke waktu dan strategi mengerjakan soal,” ujarnya.

Apalagi, ada model item response theory (IRT) di soal-soal UTBK. Dia tak hanya berupaya menjawab semua soal benar tapi juga memastikan yang soal-soal sulit bisa dijawab dengan benar agar skornya bertambah lebih banyak lagi dan unggul dari peserta lain.

Kesiapan diri melalui tryout atau latihan soal juga dapat dilakukan secara mandiri. Banyak contoh soal UTBK tersedia online secara gratis atau berbayar yang bisa diakses peserta.

Salah satu latihan soal yang dapat diakses yakni di Harian Kompas/Kompas.id yang bekerja sama dengan Ganesha Operation (GO). Latihan soal ini untuk menguji kemampuan sekaligus melatih strategi pengerjaan soal demi melihat sejauh mana kesiapan menghadapi soal .

Dikutip dari laman Ruangguru.com,  keikutsertaan dalam tryout untuk mencegah blank saat peserta berhadapan dengan soal yang sebenarnya di UTBK-SNBT. Dengan mengikuti latihan soal, peserta bisa mendapat gambaran sejauh mana peluang lolos di antara para peserta lain, serta mengetahui kelebihan dan kelemahan diri dalam mengerjakan soal.

Latihan beragam soal melalui tryout membuat peserta terbantu mengerjakan berbagai tipe soal. Selain itu, jadi bisa memperkirakan bentuk soal yang akan diujikan nanti.

Baca JugaKemampuan Nalar Jadi Soal Ujian Tulis Berbasis Komputer

Dengan membiasakan diri ikut tryout UTBK, hal itu bisa mendapat manfaat yakni mampu mengatur waktu dengan baik dalam mengerjakan soal. Peserta bisa mengatur waktu agar tidak terlalu fokus mengerjakan soal-soal sulit yang akan membuat calon mahasiswa kehabisan waktu.

Mengikuti tryout atau latihan soal tidak hanya membuat peserta siap pada materi ujian. Tidak kalah penting, latihan soal juga mendukung persiapan mental sehingga saat ujian bisa tenag dan fokus menuntaskan pengerjaan soal-soal secara maksimal.

 





Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dana Darurat vs Investasi Mana yang Harus Didahulukan saat Krisis? Ini Jawaban Ahli
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Komisi I DPR Minta Perkuat Diplomasi Energi Usai AS Blokade Selat Hormuz
• 16 jam laludetik.com
thumb
Wakil Perdana Menteri Spanyol Sentil Presiden AS: Komentar Trump soal Paus Leo adalah Kesalahan Besar
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Wacana War Tiket Haji, Ini Respons Pimpinan MUI
• 8 jam laludisway.id
thumb
Prabowo Bertemu Presiden Macron di Paris, Bahas Pengadaan Alutsista hingga Energi
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.