Kemhan: Tak Benar Pesawat AS Bebas Melintas, Kedaulatan Udara Tetap Terjaga

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait buka suara soal kabar pesawat Amerika Serikat bebas melintas di Indonesia.

Ia menekankan bahwa surat perjanjian yang beredar di masyarakat tersebut belum bersifat final karena masih dalam pembahasan.

BACA JUGA:Innalillahi, Yai Mim Meninggal Dunia di Rutan Polresta Malang Kota

"Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan bahwa dokumen yang beredar saat ini merupakan rancangan awal yang masih dalam tahap pembahasan internal dan antarinstansi," kata Rico dalam keterangannya, Senin, 13 April 2026.

Rico menegaskan bahwa setiap pembahasan kerja sama pertahanan dengan negara lain, senantiasa dilaksanakan dalam kerangka mengutamakan kepentingan nasional, menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) secara penuh, serta berpedoman pada ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang berlaku.

Jika skema kerja sama itu dirasa tidak menguntungkan Indonesia maka pemerintah berhak menolak dan memegang kendali penuh terhadap wilayah kedaulatan negara.

BACA JUGA:Ricuh Usai Persija vs Persebaya, Bus Bonek Dilempari Batu di Tol Japek KM 13

"Setiap kemungkinan pengaturan tetap menjamin kewenangan penuh Indonesia untuk menyetujui atau menolak setiap aktivitas di ruang udara nasional," jelas Rico.

Lebih lanjut, jenderal bintang satu ini pun menegaskan bahwa otoritas udara Indonesia masih berada di bawah kuasa pemerintah.

"Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan bahwa otoritas, kontrol, dan pengawasan atas wilayah udara Indonesia sepenuhnya berada pada negara Indonesia," ungkap Rico.

Oleh karena itu, Rico berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang beredar di masyarakat.

BACA JUGA:Di Depan Jurnalis, Paus Leo: Saya Tidak Takut pada Pemerintahan Trump!

Dia memastikan setiap kerja sama yang dibangun pemerintah bertujuan untuk kepentingan rakyat dan menghargai kedaulatan negara lain.

"Indonesia tetap menjunjung kerja sama pertahanan dengan semua negara berdasarkan prinsip saling menghormati, saling percaya, dan saling menguntungkan, tanpa mengesampingkan kepentingan nasional dan kedaulatan negara," jelas Rico.

Sebelumnya, The Sunday Guardian melaporkan adanya sebuah dokumen pertahanan rahasia Amerika Serikat untuk mengamankan akses lintas udara secara menyeluruh bagi pesawat militer Amerika melalui wilayah udara Indonesia.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Real Madrid Sudah Kehilangan Kesabaran, Camavinga Masuk Daftar Jual di Musim Panas
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Kasus Penjualan Senpi Rakitan Ilegal: Ki Bedil Terkenal di Kalangan Street Crime
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
[FULL] Prediksi Langkah Iran-Hizbullah & AS-Israel Usai Negosiasi Gagal, Genjatan Senjata Berakhir?
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
ASEAN Desak Iran-AS Lanjutkan Negosiasi, Soroti Selat Hormuz
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Cerita ASN Daftar Komcad karena Tertarik dan Penasaran Latihan Militer
• 12 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.