TPS Rawadas Pondok Kopi Ditutup Permanen, Sampah Dialihkan ke TPS Rawajaya

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Kota Jakarta Timur melalui Kelurahan Pondok Kopi resmi menutup Tempat Penampungan Sampah (TPS) Rawadas di Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Penutupan dilakukan setelah kapasitas TPS terlampaui akibat sampah dari luar wilayah yang ikut dibuang ke lokasi tersebut.

Lurah Pondok Kopi Sandy Adamsyah mengatakan, TPS Rawadas selama ini digunakan oleh warga dari luar Kelurahan Pondok Kopi sehingga terjadi penumpukan sampah yang melebihi kapasitas.

Baca juga: TPS Rawadas Membeludak, Pengawasan Pembuangan Sampah Diperketat

"Memutuskan untuk menutup TPS Rawadas secara permanen. Seluruh pengangkutan sampah dari wilayah, seperti RW 01, RW 02, RW 03, RW 04, RW 06, dan RW 07, kini difokuskan ke TPS Rawajaya yang berada di RW 04 Kelurahan Pondok Kopi," kata Sandy melalui keterangan tertulis, Senin (13/4/2026).

Sandy menambahkan, proses pembersihan tumpukan sampah melibatkan sekitar 100 petugas gabungan yang terdiri dari Satuan Tugas Lingkungan Hidup Sektor Kecamatan Duren Sawit, Gulkarmat, Satpol PP, TNI-Polri, LMK, dan FKDM.

Petugas juga melakukan penyemprotan untuk menghilangkan bau menyengat di sekitar area bekas TPS Rawadas.

"Pihak kelurahan juga telah berkoordinasi dengan pemilik lahan agar tidak lagi menerima sampah dari pihak mana pun, baik dari dalam maupun luar wilayah Pondok Kopi," ungkapnya.

Ia memastikan pengawasan akan diperketat dengan menempatkan petugas PPSU dan Dinas Lingkungan Hidup guna mencegah pembuangan sampah liar kembali terjadi di lokasi tersebut.

Sempat diwacanakan ditutup

Sebelumnya, Sandy menyatakan akan memperketat pengawasan pembuangan sampah di TPS Rawadas.

Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan sampah dari wilayah lain di tengah pembatasan operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, akibat longsor.

Baca juga: Menggunung 4 Meter, Pengangkutan Sampah TPS Rawadas Ditargetkan Rampung Hari Ini

"Saya minta diimbau untuk gerobaknya ini untuk diberikan tanda, bahwa ini adalah gerobak wilayah Kelurahan Pondok Kopi, bukan wilayah kelurahan lainnya," ungkap Sandy saat ditemui, Selasa (31/3/2026).

Ia juga sempat mengancam akan menutup TPS Rawadas apabila masih ada pihak dari wilayah lain yang membuang sampah di lokasi tersebut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Jadi kalau memang ini tetap berlangsung ke depannya, akan saya review kembali untuk TPS Rawadas ini, apakah memang perlu ditutup, akan kita fokuskan di RW 04 yaitu di TPS Rawajaya," tuturnya.

Dalam kondisi normal, TPS Rawadas hanya menampung sekitar 10 gerobak sampah per hari. Namun, jumlah tersebut meningkat menjadi lebih dari 20 gerobak akibat tambahan sampah dari luar wilayah.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang
• 5 jam lalurealita.co
thumb
Studi: Populasi Manusia Lampaui Kapasitas Bumi, Risiko Krisis Global Meningkat
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Wali Kota Munafri Arifuddin Harap DP2 Dorong Urban Farming Terpadu untuk Tekan Sampah di Makassar
• 17 jam laluterkini.id
thumb
OIKN Bersihkan Lahan 3,24 Hektare untuk Dibangun Mapolresta IKN
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tersangka Korupsi Pengolahan Anoda Siman Bahar Meninggal, KPK Siapkan SP3
• 32 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.