Jakarta (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengungkapkan kronologi kecelakaan beruntun yang terjadi di Traffic Light (TL) Legenda Desa Lambang Sari Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi pada Senin.
Kepala Subdit Penegakkan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi pada Senin sekitar pukul 17.20 WIB.
"Terdapat sembilan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Ojo merinci kendaraan yang terlibat yaitu Truck Mitsubishi dengan nomor polisi B-9676-TU, Suzuki Pick Up dengan nomor polisi B-9885-FAZ, kendaraan Toyota dengan nomor polisi B-2265-FFW, Light Truck Box dengan nomor polisi B-9770-KCI, Toyota Avanza dengan nomor polisi B-2149-FKR, Suzuki Carry dengan nomor polisi B-2868-FOT, Kendaraan Toyota dengan nomor polisi B-2069-FJV, Kendaraan Sepeda Motor tanpa Plat Nomor, Kendaraan Bus Parahyangan dengan nomor polisi B-7022-KGA.
"Menurut keterangan saksi atau pelapor, kendaraan Truck Mitsubishi melaju dari arah Selatan menuju ke Utara, setibanya di Lokasi kejadian/TKP tepatnya di jalan menurun," kata Ojo.
Kemudian kendaraan truck tersebut mengalami gangguan pengereman kemudian menabrak tujuh kendaraan roda empat dan satu kendaraan sepeda motor.
"Akibat dari kejadian kecelakaan Lalu-lintas tersebut kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan," kata Ojo.
Ojo menambahkan dugaan sementara penyebab kecelakaan lalu lintas masih dalam proses penyelidikan, sementara delapan kendaraan yang terlibat diamankan di Unit Gakkum Sat Lantas Polres Metro Bekasi.
"Untuk korban jiwa dan luka-luka nihil, " kata Ojo.
Sebelumnya beredar sebuah video di media sosial instagram melalui akun @infobekasi yang memperlihatkan sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan di Jalan Kalimalang pada Senin.
"Lakalantas beruntun melibatkan truk terjadi di jalan raya akses ke Kalimalang dari Grad Wisata Tambun, Bekasi, Senin, 13 April 2026. Laporan dari lokasi menyebut tak ada korban jiwa dalam kejadian ini," tulis akun tersebut.
Baca juga: Polisi ungkap kronologi kecelakaan yang tewaskan dua orang di Jaktim
Baca juga: Polisi sebut kecelakaan truk di Jaksel disebabkan sopir mengantuk
Baca juga: Sahroni ungkap perannya bantu bongkar penipuan KPK gadungan
Kepala Subdit Penegakkan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi pada Senin sekitar pukul 17.20 WIB.
"Terdapat sembilan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Ojo merinci kendaraan yang terlibat yaitu Truck Mitsubishi dengan nomor polisi B-9676-TU, Suzuki Pick Up dengan nomor polisi B-9885-FAZ, kendaraan Toyota dengan nomor polisi B-2265-FFW, Light Truck Box dengan nomor polisi B-9770-KCI, Toyota Avanza dengan nomor polisi B-2149-FKR, Suzuki Carry dengan nomor polisi B-2868-FOT, Kendaraan Toyota dengan nomor polisi B-2069-FJV, Kendaraan Sepeda Motor tanpa Plat Nomor, Kendaraan Bus Parahyangan dengan nomor polisi B-7022-KGA.
"Menurut keterangan saksi atau pelapor, kendaraan Truck Mitsubishi melaju dari arah Selatan menuju ke Utara, setibanya di Lokasi kejadian/TKP tepatnya di jalan menurun," kata Ojo.
Kemudian kendaraan truck tersebut mengalami gangguan pengereman kemudian menabrak tujuh kendaraan roda empat dan satu kendaraan sepeda motor.
"Akibat dari kejadian kecelakaan Lalu-lintas tersebut kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan," kata Ojo.
Ojo menambahkan dugaan sementara penyebab kecelakaan lalu lintas masih dalam proses penyelidikan, sementara delapan kendaraan yang terlibat diamankan di Unit Gakkum Sat Lantas Polres Metro Bekasi.
"Untuk korban jiwa dan luka-luka nihil, " kata Ojo.
Sebelumnya beredar sebuah video di media sosial instagram melalui akun @infobekasi yang memperlihatkan sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan di Jalan Kalimalang pada Senin.
"Lakalantas beruntun melibatkan truk terjadi di jalan raya akses ke Kalimalang dari Grad Wisata Tambun, Bekasi, Senin, 13 April 2026. Laporan dari lokasi menyebut tak ada korban jiwa dalam kejadian ini," tulis akun tersebut.
Baca juga: Polisi ungkap kronologi kecelakaan yang tewaskan dua orang di Jaktim
Baca juga: Polisi sebut kecelakaan truk di Jaksel disebabkan sopir mengantuk
Baca juga: Sahroni ungkap perannya bantu bongkar penipuan KPK gadungan





