Bisnis.com, JAKARTA — PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA), resmi mengumumkan pengunduran diri Winarto dari posisi Direktur Utama per 13 April 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/4/2026), manajemen telah menerima surat pengunduran diri Winarto selaku Direktur Utama PJAA pada 13 April 2026.
Manajemen memastikan tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan.
Diketahui, PJAA akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari ini yang diselenggarakan secara hybrid, yaitu perpaduan antara kehadiran fisik dengan pembatasan jumlah peserta dan kehadiran secara elektronik melalui fasilitas Electronic General Meeting System (eASY.KSEI).
Adapun, mata acara RUPST tersebut antara lain Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan, persetujuan atas rencana penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, dan Penetapan dan tantiem Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan kinerja tahun buku 2025 dan penghasilan bagi Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan Tahun 2026.
Selain itu, Penunjukan Akuntan Publik Independen yang akan melakukan audit atas buku-buku Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2026 dan pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan jumlah honorarium Akuntan Publik Independen tersebut serta persyaratan lain penunjukannya.
Baca Juga
- Ancol (PJAA) Targetkan Okupansi Hotel Capai 90% saat Libur Lebaran 2026
- Ancol (PJAA) Targetkan Libur Lebaran Sumbang 6% ke Pendapatan
- Jaya Ancol (PJAA) Terima Ganti Rugi Proyek Jalan Tol Wiyoto Wiyono Rp175 Miliar
Persetujuan untuk menegaskan kembali Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan perihal Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha dalam rangka penyesuaian dengan ketentuan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia, sebagai pemenuhan layanan perizinan dalam Online Single Submission yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2025 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Terakhir, persetujuan untuk menetapkan pemanfaatan uang ganti rugi atas tanah yang terkena proyek Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono, M.Sc Section Harbour Road II yang berada di atas HPL Nomor 1/Ancol, serta persetujuan perubahan pengurus PJAA.
Profil WinartoBerdasarkan laman resmi Ancol, Winarto memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Psikologi dari Universitas Gadjah Mada pada 1983.
Pria yang telah berusia 67 tahun tersebut telah menjabat sebagai Direktur Utama PJAA sejak 18 Agustus 2022 berdasarkan hasil Keputusan Pemegang Saham Tahunan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Perjalanan Karir Winarto:
- Dewan Pengawas Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (2021-April 2023)
- Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (2016 - 2021)
- Direktur Rekreasi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (2011 – 2014)
- Direktur Utama PT Jaya Ancol Pratama Tol (2010 – 2012)
- Direktur Properti dan Rekreasi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (2008 – 2011)
- Direktur Properti PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (2005 – 2008)
- Wakil Direktur Properti PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (2002 – 2005)
- Direktur Utama PT Philindo Sporting And Tourism Indonesia (2002 – 2015)
- Presiden Komisaris PT Seabreez Indonesia (2002 – 2015)
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.





