Purbaya Paparkan Kekuatan Ekonomi RI kepada Investor Global di New York

metrotvnews.com
19 jam lalu
Cover Berita

New York: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan kondisi fundamental makro ekonomi serta strategi fiskal RI kepada sejumlah investor raksasa di Amerika Serikat. Langkah strategis ini dilakukan melalui pertemuan di New York, dan Washington DC, Amerika Serikat.

"Pada dasarnya kita jelaskan kondisi ekonomi dan strategi fiskal kita ke depan, jadi mereka yakin bahwa gerakan atau kebijakan fiskal kita sudah pada arah yang benar,” ujar Menkeu Purbaya di Peninsula Hotel New York, dikutip Selasa, 14 April 2026.

"Mereka berniat melakukan investasi di Indonesia. Jadi beberapa penjelasan diberikan ke mereka untuk memastikan keraguan mereka terhadap Indonesia bisa di clear-kan," kata Purbaya.

Purbaya menjelaskan bahwa investor asal AS tidak ragu akan kebijakan fundamental makro yang telah dirancang, hanya saja mereka ingin memastikan kondisi terkini soal kenyamanan berinvestasi.

"Jadi mereka (investor) enggak ragu, cuma mereka dengar ada noise bahwa fiskal kita bermasalah, mereka memastikan bahwa itu tidak benar,” ucap Purbaya.

"Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa dan karena mereka orang pintar, mereka bisa menerima dengan sepenuh hati apa yang kita jelaskan sudah sesuai dengan teori-teori ekonomi,” tambah Purbaya.

Baca Juga :

Ekonomi RI Masih Kuat! Airlangga: Jauh Berbeda dari 1998
 


(Pertemuan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan investor global di New York, dan Washington DC, Amerika Serikat. Foto: Dok istimewa) Masukan positif bagi pemerintah Purbaya juga mendapat masukan yang positif agar pemerintah Indonesia memperbaiki komunikasi dengan investor AS mengingat fondasi makro ekonomi RI dianggap sudah sangat baik.

"Soal kebijakan fiskal mereka sudah yakin bahwa kebijakan arahnya nya sudah benar,  mereka beranggapan beberapa lembaga pemeringkat internasional terlalu cepat melakukan perubahan peringkat ke Indonesia, ya seperti pemberian outlook yang negatif, dimana perubahan tersebut dilakukan ketika data ekonomi terkini belum terlalu lengkap,” tambah Purbaya.

Ketika ditanyakan strategi apa agar investor yakin berinvestasi di Indonesia, Purbaya menjelaskan bahwa ekonomi harus terus tumbuh sesuai dengan target di APBN.

"Kita akan terus pastikan ekonomi tumbuh sesuai dengan target yang kita sebutkan. Kalau Indonesia Bisa tumbuh 5,5 persen di triwulan I dan pada triwulan II tetap kuat, ini akan serta merta membuat mereka lebih yakin untuk memperbesar investasinya di Indonesia,” ujar Purbaya.

"Jadi kita fokus memastikan bahwa kebijakan kita benar, implementasinya kita sesuai dengan design yang kita buat,” pungkas Purbaya.

Adapun sejumlah investor AS yang melakukan meeting dengan Purbaya antara lain HSBC Global Asset Management, Lazard AM, Blackrock, Lord Abbett, dan TD Asset Management.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lebanon-Israel Akan Bertemu di AS, Harapan Damai Tipis
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Big Bang Sukses Meriahkan Panggung Coachella 2026
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pertemuan Anwar Ibrahim dan Anthony Albanese Bahas Energi hingga Konflik Timur Tengah dalam Kunjungan Resmi di Putrajaya
• 21 menit lalupantau.com
thumb
Aset BRK Syariah Tumbuh jadi Rp31,1 Triliun pada 2025
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Rossa Siap Ambil Langkah Hukum Usai Diisukan Gagal Operasi Plastik
• 9 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.