Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menanggapi maraknya kepala daerah yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. Ia menekankan perlu adanya evaluasi menyeluruh dalam proses pemilihan kepala daerah.
"Saya tanya yang pilih siapa? Nah itu dari proses pemilihannya perlu dievaluasi ternyata ada yang dipilih lewat pilkada langsung bagus, ada yang tidak bagus," kata Tito.
Baca Juga :
KPK Panggil 7 Saksi Terkait Pemerasan Bupati Cilacap Syamsul AuliyaMenurutnya, banyaknya kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dalam waktu singkat menunjukkan adanya persoalan yang bersifat sistematis.
"Kemudian masalah integritas dan lain-lain kan kalau kita lihat kan banyak dalam waktu yang berdekatan jadi ada problem yang sistematis. Mungkin salah satunya adalah salah mekanisme rekrutmen yang selama ini digunakan," tambah Tito.
Baca Juga :
Kasus Pemerasan Bupati Tulungagung, KPK Pastikan 11 Saksi Telah Dipulangkan"Dengan biaya politik yang mahal tidak menjamin yang terpilih hasilnya baik," ujar Mendagri.
Kondisi tersebut dinilai tidak selalu menjamin kualitas dan integritas kepala daerah yang terpilih.




