FAJAR, LIVERPOOL—Liverpool menghadapi misi sulit di Anfield saat menyambut PSG di leg kedua babak 8 besar Liga Champions, dini hari nanti.
Setelah kalah 0-2 di Paris, The Reds butuh keajaiban di kandang untuk membalikkan keadaan dan lolos ke semifinal.
Gol sensasional Khvicha Kvaratskhelia – gol kelimanya di babak gugur – menambah gol pembuka Désiré Doué yang membentur pemain lawan, membawa Paris Saint-Germain meraih kemenangan 2-0 di leg pertama di Parc des Princes.
Hal ini kontras dengan pertemuan babak 16 besar musim lalu, ketika Liverpool unggul tipis di leg pertama di Paris sebelum tim Prancis itu membalas di Anfield dan lolos melalui adu penalti dalam perjalanan mereka mengangkat trofi. Kali ini, keunggulan ada di pihak Paris.
PSG telah memenangkan kedua pertandingan dua leg sebelumnya antara kedua klub – di semifinal Piala Winners UEFA 1996/97 (agregat 3-2) dan pertemuan musim lalu.
Akan tetapi, Liverpool telah menang dalam enam dari delapan pertandingan perempat final Liga Champions terakhir mereka, meskipun mereka belum pernah melaju lebih jauh dari tahap ini sejak mencapai final 2021/22.
Tim asuhan Arne Slot akan berusaha menemukan kembali ketajaman yang ditunjukkan di babak 16 besar melawan Galatasaray dan di beberapa momen di fase liga.
Tak satu pun dari 61 pertandingan babak gugur PSG berakhir tanpa gol. Sementara Liverpool belum pernah bermain imbang 0-0 dalam 37 pertemuan kompetisi UEFA dengan tim Prancis. Jadi, ini bisa jadi laga dengan banyak gol.
“Kami telah menunjukkan berkali-kali musim ini bahwa dalam pertandingan besar kami mampu memberikan performa yang hebat. Ada keyakinan bahwa kami dapat melakukan hal-hal istimewa besok, tetapi kami harus sangat, sangat istimewa untuk mencapai itu [comeback] karena kami bermain melawan juara Eropa. Itu membuat tugas lebih rumit, tetapi bukan tidak mungkin,” kata pelatih Liverpool, Arne Slot di situs UEFA.
Dominik Szoboszlai, gelandang Liverpool memastikan mereka akan berjuang maksimal. “Ini pasti akan menjadi pertandingan yang berbeda. Kami akan melakukan hal-hal yang berbeda dengan cara yang berbeda, kami melihat apa yang mereka lakukan di pertandingan pertama dan kami akan mencoba mengatasinya sekarang. Kami perlu mengerahkan semua kemampuan dan memberikan segalanya. Jika di akhir pertandingan Anda bisa berkata pada diri sendiri ‘Saya telah memberikan segalanya dan tetap saja kami tidak lolos’ maka Anda bisa tetap tegak,” tegasnya.
Di kubu PSG, pelatih Luis Enrique menyatakan laga ini akan berbeda. “Pertandingan ini akan sangat berbeda dari leg pertama. Kita perlu tahu bagaimana mengatasi momen-momen sulit dan kemudian memainkan permainan kita seperti biasa. Kami tidak datang ke sini hanya untuk mempertahankan hasil,” ujarnya.
Sementara Warren Zaïre-Emery, gelandang Paris Saint-Germain mengingatkan timnya untuk berhati-hati.
“Skor 2-0 sudah merupakan hasil yang bagus, tetapi belum berakhir. Kami akan pergi ke sana dengan niat yang sama dan mencoba memenangkan pertandingan. Anda tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi dalam sebuah pertandingan. Kita harus tetap serius,” tandasnya.
Dengan kemenangan 2-0 di kandang, PSG hanya butuh imbang atau maksimal kalah satu gol untuk lolos ke semifinal.
Sebaliknya, Liverpool membutuhkan kemenangan tiga gol untuk membalikkan keadaan.
Prakiraan Pemain
Liverpool (4-2-3-1): Mamardashvili; Frimpong, Konate, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Mac Allister; Salah, Szoboszlai, Wirtz; Ekitiké
PSG (4-3-3): Safonov; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Nuno Mendes; Zaïre-Emery, Vitinha, João Neves; Doué, Dembele, Kvaratskhelia. (amr)





