KEPULAUAN NIAS (Realita) — Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) se-Sumatera Utara Tahun 2026 untuk Kawasan Afirmasi, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Kaliki, Kota Gunungsitoli, Senin (13/04/2026).
Baca juga: Banjir dan Longsor di Sumut, 47 Orang Meninggal
Rakortekrenbang ini merupakan forum strategis dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan provinsi dan daerah, khususnya dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Dalam sambutannya, Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Rakortekrenbang, khususnya para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Utara beserta jajaran. Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Gunungsitoli sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakortekrenbang kawasan afirmasi Tahun 2026.
Walikota menegaskan bahwa pembangunan tidak selalu berjalan dalam kondisi yang setara, mengingat masih adanya wilayah yang menghadapi keterbatasan akses, ketertinggalan infrastruktur, serta tantangan geografis.
"Pendekatan kawasan afirmasi dinilai sangat relevan sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dan tidak ada masyarakat yang terabaikan, sekaligus sebagai komitmen dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan," sambut Walikota Gusit.
Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas pemetaan arah pengembangan kawasan afirmasi Kepulauan Nias yang telah disusun secara komprehensif dan terintegrasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Baca juga: Rocky Gerung Berpotensi Menang di Pilgub Sulut
"Penetapan peran masing-masing wilayah, mulai dari sektor pertanian, perikanan, dan kelautan, penguatan budaya dan pariwisata, hingga Kota Gunungsitoli sebagai simpul utama ekonomi dan logistik, dinilai sebagai langkah strategis dan visioner dalam membangun ekosistem pembangunan yang saling menguatkan di Kepulauan Nias," pungkas Sowa'a.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Utara, Dr. Dikky Anugerah, S.Sos., M.SP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rakortekrenbang merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah guna memastikan sinkronisasi program antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.
"Arah kebijakan pembangunan Tahun 2027 difokuskan pada penguatan daya saing daerah, pengurangan kesenjangan antarwilayah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur secara berkelanjutan, khususnya melalui pendekatan kawasan afirmasi," ucap Dikky.
Baca juga: Davina Karamoy, Masuk Islam gegara Baca Ayat Al Isra Ayat 44-46
Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi dan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang merata, inklusif, dan berkeadilan di Sumatera Utara.
Mengakhiri sambutannya, Dikky Anugerah secara resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) se-Sumatera Utara Tahun 2026.
Turut hadir Walikota Gusit, Bupati Nias, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Barat, perwakilan Bupati Nias Selatan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, para Kepala Perangkat Daerah lingkup Provinsi Sumatera Utara, Kepala Perangkat Daerah lingkup kabupaten dan kota se-Kepulauan Nias, serta para undangan lainnya.kin
Editor : Redaksi





