Iran Tuntut Lima Negara Arab Bayar Reparasi Kerusakan Akibat Agresi AS

republika.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran menuntut kompensasi dari lima negara Arab yang mereka tuduh memberikan fasilitas wilayah darat dan udara bagi Amerika Serikat (AS) dalam melancarkan agresi. Tuntutan itu disampaikan dalam sebuah surat untuk Sekretaris Jenderal PBB António Guterres dan Presiden Dewan Keamanan PBB Jamal Fares Alrowaiei.

Duta Besar Iran untuk PBB Amir-Saeid Iravani menolak tuntutan sebelumnya dari Bahrain, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Yordania dengan menegaskan bahwa dalam situasi saat ini, kelima negara Arab itu tidak bisa menerapkan Pasal 51 dari Piagam PBB terhadap Iran lantaran mereka juga ikut memfasilitasi serangan AS-Israel. Alih-alih, Teheran menegaskan bahwa mereka adalah "korban dari agresi" dan mencoba menerapkan hak melekat untuk membela diri.

Baca Juga
  • Menhan China Ingatkan AS yang Juga Blokade Selat Hormuz: Jangan Ikut Campur
  • Kapal China 'Bobol' Blokade AS di Selat Hormuz
  • Iran Tolak Keinginan AS untuk Ikut Kontrol Selat Hormuz

Surat dari Iran itu lebih jauh menyatakan bahwa dalam beberapa kasus, serangan bersenjata tak berdasar yang menargetkan warga dan infrastruktur sipil di Iran dilancarkan dari wilayah lima negara itu. Utusan Iran di PBB menuntut lima negara Arab untuk segera menghentikan tindakan salah dengan memperbolehkan wilayah mereka digunakan oleh AS dan Israel.

Iravani menegaskan, lima negara Arab harus membayar penuh biaya reparasi kepada Republik Islam Iran. Termasuk, kompensasi untuk semua kerusakan materi dan moral yang diakibatkan oleh tindakan bersalah mereka secara internasional.

.rec-desc {padding: 7px !important;}
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kremlin tak ucapkan selamat kepada perdana menteri terpilih Hungaria
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Alasan Ilmiah Anak di Bawah 16 Tahun Harus Jauh dari Medsos
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Ada Transaksi Crossing Jumbo Saham Aguan (PANI) saat IHSG Melonjak ke 7.675
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Foto: Hamparan Bunga Bluebells Hiasi Hutan di Belgia
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Cyrus Network: Mayoritas Masyarakat Dukung Program MBG, Tapi Ingin Tata Kelolanya Diperbaiki
• 10 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.