Dirut Bulog Sebut Pengguna Minyak Curah Beralih ke MinyaKita Imbas Plastik Mahal

kumparan.com
15 jam lalu
Cover Berita

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengakui mahalnya harga plastik berimbas juga ke harga minyak goreng. Ia mengetahuinya setelah sidak di Pasar Minggu Jakarta Selatan dan Pasar Grogol Jakarta Barat, untuk menjaga stabilitas pangan strategis, sekaligus memastikan stok dan harga tetap terkendali di tingkat konsumen.

Untuk komoditas minyak goreng, harga MinyaKita tercatat Rp 31.400 per kemasan dua liter atau Rp 15.700 per liter, sedangkan minyak curah berada di kisaran Rp 23.000 per liter.

Rizal mengatakan kenaikan harga minyak curah dipengaruhi tingginya harga plastik kemasan yang bahkan mencapai Rp 58.000 per kilogram di tingkat pelaku usaha untuk merek tertentu.

Menurutnya, kondisi tersebut mendorong peralihan konsumsi masyarakat dari minyak curah ke MinyaKita, sehingga permintaan meningkat dan memerlukan tambahan pasokan di pasar.

Rizal juga mencatat harga beras medium sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 13.500 per kilogram (kg), lalu beras premium Rp 14.900 per kg. Sementara untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga masih sesuai HET, yaitu Rp 12.500 per kg.

Sementara, harga telur ayam ras di pasar itu Rp 30.000 per kg, telur ayam kampung Rp 3.000 per butir, dan telur bebek mencapai Rp 3.500 per butir. Lalu harga gula pasir terpantau stabil di level Rp 17.500 per kg, masih dalam rentang wajar di tengah dinamika harga pangan nasional saat ini. Sementara itu, harga daging sapi tercatat Rp150.000 per kg, sedikit di atas harga acuan pemerintah sebesar Rp140.000 per kg.

Untuk komoditas cabai, cabai rawit merah mengalami kenaikan, saat ini dijual hingga di atas Rp 50.000 per kg, sedangkan jenis cabai lainnya relatif stabil di pasar.

Usai mengecek harga di Pasar Minggu, Rizal yang didampingi Direktur Pemasaran Bulog Febby Novita bersama jajaran berpindah lokasi sidak di Pasar Grogol, Jakarta Barat.

Di Pasar Grogol, Rizal bersama jajaran menemukan komoditas MinyaKita dijual Rp 15.700 per liter atau Rp 31.400 untuk kemasan dua liter, masih sesuai HET. Telur ayam ras tercatat Rp 30.000 per kg.

Di pasar yang sama, harga beras tetap stabil dengan beras medium berada di kisaran Rp 13.500 per kg sesuai HET, beras premium Rp 14.900 per kg, dan beras SPHP Rp 12.500 per kg. Komoditas daging sapi dijual di kisaran Rp 150.000 per kg atau di atas harga acuan Rp 140.000 per kg.

"Harapan kami nanti support dari PT Berdikari (salah satu perusahaan BUMN peternakan) ke depan supaya lebih ditambah kebutuhan-kebutuhan daging di pasar-pasar SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok)," ujar Rizal dikutip dari Antara, Selasa (14/4).

Sedangkan, daging ayam berada pada rentang Rp 40.000 per kg, dan ayam fillet mencapai Rp50.000 per kg. Harga cabai merah keriting mengalami kenaikan, saat ini mencapai Rp 50.000 per kg, cabai rawit merah Rp 55.000 per kg, dan cabai rawit hijau Rp 45.000 per kg.

Untuk komoditas bawang, bawang merah tercatat Rp 48.000 per kg, bawang putih Rp 38.000 per kg yang kating, bawang putih bulat Rp 37.000 per kg, serta bawang merah kupas berada di kisaran Rp 40.000 hingga Rp 45.000 per kg.

"Pemerintah terus memantau harga-harga pangan secara umum di pasar-pasar SP2KP, tujuannya apa? Untuk meyakinkan sesuai dengan arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) pada saat rapat di Istana beberapa minggu yang lalu, bahwa harga pangan tidak (boleh) ada kenaikan," tutur Rizal.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Laba Chandra Asri Rp 3,51 T per Kuartal I 2026, EBITDA Tertinggi dalam Sejarah
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Beras Petani Pariaman Dipasok ke Jakarta Melalui Food Station
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Polres Serang Ringkus 2 Pengamen Saat Jual Motor Curian Via Online
• 3 jam laludetik.com
thumb
Rektor Unismuh Makassar Kritik Ketimpangan KIP Kuliah antara PTN dan PTS
• 10 jam laluterkini.id
thumb
Danantara Prioritaskan PSEL di 20 Wilayah Aglomerasi dengan Timbulan Sampah di Atas 1.000 Ton
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.