Pramono Sebut Pembangunan Trem Perlu Kajian Mandalami

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, rencana pembangunan trem di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, masih dalam tahap kajian. "Untuk trem Kota Tua, apa yang disampaikan Pak Wakil Gubernur tentunya perlu dikaji lebih dalam," kata Pramono di Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026).

Usulan menghidupkan lagi trem melintasi Kota Tua mencuat setelah disampaikan Wakil Gubernur DKI Rano Karno. Transportasi publik di Jakarta warisan pemerintah Kolonial Belanda itu dihapus pada 1962.

Baca Juga
  • Rano Karno Ingin Kembali Hidupkan Trem di Kota Tua
  • Pramono Instruksikan Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di Semua Wilayah Jakarta
  • Pramono Ancam Sanksi Manipulasi Respons Aduan JAKI

Pramono menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih memprioritaskan penyelesaian proyek MRT Lebak Bulus-Kota yang ditargetkan rampung pada awal 2029. Dia pun optimistis keberadaan transportasi terintegrasi akan menghidupkan kembali kawasan bersejarah tersebut.

"Karena kalau itu sudah dilakukan nanti KRL-nya jalan, MRT-nya jalan, Transjabodetabek atau TransJakarta-nya jalan ke Kota Tua, saya yakin Kota Tua akan menjadi tempat baru yang akan dikunjungi warga masyarakat," ucap Pramono.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Selain MRT, sambung dia, Pemprov DKI juga berencana mengembangkan rute bus Transjakarta yang menghubungkan Kota Tua dengan wilayah di luar Jakarta. Dia menilai, integrasi transportasi menjadi kunci dalam meningkatkan daya tarik kawasan tersebut.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf Tuding Ulama Terlibat Narkoba di Madura
• 13 jam lalukompas.com
thumb
BPS: 11.000 KPM dari Desil 5 ke Atas Tercatat Masih Terima Bansos
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Iran Tuntut Ganti Rugi dari 5 Negara Teluk, Tuduh Keterlibatannya dalam Agresi AS-Israel
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Hari Kesehatan Dunia, Kampanye Gaya Hidup Sehat untuk Penderita Diabetes Digencarkan
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Kisah Penyandang ADHD di Papua, Stigma hingga Kendala Diagnosis
• 17 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.