Misi Kemanusiaan: Indonesia Bantu AS Cari Jasad Prajurit PD II yang Hilang di Nusantara

matamata.com
16 jam lalu
Cover Berita

Matamata.com - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI resmi menjalin kerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk mencari jenazah dan kerangka prajurit korban Perang Dunia II yang gugur di wilayah Indonesia. Kesepakatan ini dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani di Washington D.C., Senin (13/4).

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah kemanusiaan sekaligus bentuk penghormatan historis.

"Pada prinsipnya, ini adalah kerja sama kemanusiaan untuk penelitian, pencarian, pemulihan, identifikasi, dan repatriasi sisa-sisa kerangka personel militer Amerika Serikat dari era Perang Dunia II," ujar Rico dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (14/4).

MoU Defense POW/MIA Accounting Agency (DPAA) tersebut ditandatangani oleh Dirjen Strategi Pertahanan Kemenhan RI, Mayjen TNI Agus Widodo, bersama Direktur DPAA Kelly K. McKeague. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan US Secretary of Defense Pete Hegseth.

Rico menekankan bahwa misi ini bertujuan memberikan kepastian bagi keluarga prajurit di Amerika Serikat dengan memulangkan sisa-sisa jenazah yang ditemukan. Namun, ia menggarisbawahi bahwa kesepakatan ini tidak memberi kewenangan mutlak bagi pihak asing untuk bebas keluar-masuk wilayah RI.

"Kerja sama dilaksanakan hanya atas persetujuan tertulis Pemerintah RI melalui Kemenhan, serta wajib tunduk sepenuhnya pada hukum dan peraturan perundang-undangan di Indonesia," tegas Rico.

Lebih lanjut, Rico memastikan bahwa dalam pelaksanaannya, kegiatan pencarian tidak boleh mengganggu kepentingan masyarakat lokal. Selain itu, aspek perlindungan lingkungan dan nilai sejarah lokasi tetap menjadi prioritas utama.

"Kami berharap kerja sama ini memberikan manfaat sosial, akademik, hingga ekonomi bagi daerah lokasi kegiatan, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat," pungkasnya. (Antara)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kurir Kokain 2,5 Kilogram Asal Rusia Tertangkap di Bandara Ngurah Rai, Jaringan Internasional Terbongkar
• 46 menit lalupantau.com
thumb
PM Pakistan Kunjungi Arab Saudi dan Turki di Tengah Prospek Dialog Baru AS-Iran
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
KPK Terima Info Bupati Tulungagung Peras Kepala Sekolah dan Camat
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Pakistan Usulkan Perundingan Kedua Antara Iran dan AS
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.