Musrenbang Sumsel 2027 Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 7%

bisnis.com
17 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PALEMBANG  —  Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2027 berada di kisaran 6,1 hingga 7%. Target tersebut menjadi salah satu sasaran utama yang dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Plt Kepala Bappeda Sumsel Dody Eko Prasetyo mengatakan musrenbang bertujuan untuk menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan agenda nasional sekaligus memastikan keterpaduan pembangunan antarwilayah di Sumsel.

“Sejalan dengan itu, tema pembangunan Sumsel tahun 2027 adalah percepatan pertumbuhan dan pemerataan melalui penguatan SDM unggul, kemudahan investasi dan industrialisasi, serta didukung infrastruktur yang handal,” ujarnya, di Griya Agung, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, arah pembangunan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan hasil pembangunan dan transformasi ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Sumsel juga menargetkan tingkat pengangguran terbuka turun ke angka 3,45 hingga 3,54%. Sementara itu, angka kemiskinan ditargetkan dapat ditekan hingga berada pada kisaran 8,4 sampai 9,24%.

“Adapun rasio gini ditargetkan berada di angka 0,295 hingga 0,305 poin, sedangkan indeks modal manusia ditargetkan mencapai 0,56 hingga 0,57 poin,” jelas dia. 

Baca Juga

  • 4 Gubernur Teken UMP 2026: Sumatra Utara Naik 7,9%, Sumatra Selatan 7,10%

Dody menuturkan, tema tersebut selanjutnya dijabarkan dalam tujuh prioritas pembangunan daerah di Sumsel. 

Secara terperinci, prioritas itu meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, penguatan ketahanan ekonomi berbasis sumber daya lokal, peningkatan ketangguhan daerah melalui ketahanan pangan, energi, dan air, hingga penguatan ekonomi hijau dan ekonomi biru.

Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan pemerataan pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar yang ramah lingkungan, perluasan kesempatan berusaha dan lapangan kerja, penguatan perlindungan sosial, peningkatan tata kelola pemerintahan, serta penguatan kehidupan beragama, seni, dan budaya masyarakat.

Lebih lanjut, Dody berharap, melalui musrenbang ini mampu menghasilkan kesepakatan pembangunan yang berkualitas dan terukur.

“Serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara nyata, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten dan kota,” tutupnya.

1776153243_488c0971-5c27-46c5-89c3-5880c3766261.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Isu Jokowi Mau Ambil Alih NasDem, PSI: Membentuk Opini Publik Negatif
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Penutupan 11 SPPG di Mimika Akibat IPAL Tak Sesuai Standar, Layanan MBG Terganggu
• 10 jam lalupantau.com
thumb
BNPP Tingkatkan Daya Saing Tenun Ikat Belu NTT, Asah SDM-UMKM Perbatasan
• 42 menit laludetik.com
thumb
Perempuan dan Disabilitas dalam Gaungan Ruang Aman?
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
KAI Daop 8 Surabaya Catat Lonjakan Penumpang 16 Persen di Awal 2026
• 15 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.