Tren Kecantikan 2026, Ini Rahasia Wajah Kencang Natural

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Surabaya, VIVA – Perkembangan industri kecantikan global menunjukkan perubahan signifikan dalam preferensi konsumen. Kini, perawatan estetika tidak lagi sekadar berfokus pada tampilan permukaan kulit, melainkan mengarah pada pendekatan yang lebih presisi, menyeluruh, dan berbasis hasil nyata. 

Tren ini sejalan dengan meningkatnya minat terhadap prosedur non-invasif yang dinilai lebih aman, minim waktu pemulihan, serta mampu memberikan hasil yang natural. Scroll lebih lanjut yuk!

Baca Juga :
Usai Mudik, Lakukan 7 Tips Perawatan Motor Ini Agar Tetap Optimal Saat Digunakan
Mobil Baru Pulang Mudik? Lakukan 7 Perawatan Ini Sebelum Dipakai Harian

Laporan dari McKinsey & Company mengungkapkan bahwa industri estetika medis global terus mencatat pertumbuhan yang kuat. Segmen prosedur non-invasif bahkan diproyeksikan tumbuh lebih dari 10–14 persen setiap tahunnya. 

Selain itu, sekitar 81 persen konsumen kini menunjukkan penerimaan yang lebih tinggi terhadap prosedur non-invasif dibandingkan lima tahun lalu. Hal ini mencerminkan pergeseran preferensi menuju perawatan yang memberikan hasil natural, minim downtime, serta terukur dan berkelanjutan.

Perubahan tren ini turut mendorong redefinisi standar kecantikan modern. Jika sebelumnya fokus utama adalah kulit yang tampak mulus, kini perhatian beralih pada struktur wajah secara keseluruhan, termasuk kontur, volume, dan harmoni wajah.

Secara medis, proses penuaan tidak hanya ditandai oleh kulit yang mengendur. Lebih dari itu, terjadi perubahan pada struktur wajah seperti berkurangnya volume, hilangnya definisi garis rahang (jawline), serta menurunnya elastisitas jaringan. 

Oleh karena itu, pendekatan yang menggabungkan teknik lifting dan contouring dinilai menjadi kunci untuk menciptakan tampilan wajah yang lebih proporsional dan natural.

Menjawab kebutuhan tersebut, inovasi terbaru seperti Ultra Densilift hadir dengan mengombinasikan dua teknologi unggulan. Ultherapy Trilogy Prime Lift bekerja hingga lapisan dalam kulit untuk merangsang produksi kolagen dan membantu mengangkat jaringan yang mulai turun. 

Sementara itu, Densilift berfungsi meningkatkan kekencangan sekaligus memperbaiki kualitas kulit secara lebih instan. Kombinasi keduanya diklaim mampu menghasilkan efek lifting dan contouring yang lebih maksimal, natural, serta tahan lama dibandingkan dengan satu jenis perawatan saja.

“Lifting saja tidak cukup, wajah ideal memerlukan kontur 3 dimensi yang proporsional. Yang diperlukan tidak hanya sekadar kencang dan bervolume, melainkan wajah yang secara estetik terlihat menarik, awet muda tapi natural. Dengan pendekatan kombinasi seperti Ultra Densilift, kami dapat memberikan hasil yang lebih menyeluruh, di mana wajah tampak lebih kencang, proporsional, tanpa mengubah karakter aslinya," kata dr. Lanny Juniarti, Dpl. AAAM, Direktur Operasional Miracle Aesthetic Clinic Surabaya.

Baca Juga :
Rahasia Awet Muda dan Bugar Ala Yuni Shara
Putin Diam-diam Evakuasi Mojtaba Khamenei ke Rusia dengan Penerbangan Rahasia
Rekomendasi Treatment Minim Downtime untuk Tampil Fresh di Hari Raya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saham Undervalued, INTP Kembali Umumkan Buyback Rp750 Miliar
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
OJK Rilis Dua Roadmap Pasar Modal dan Derivatif 2026–2030
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Jelang SNBT 2026, Ini Kunci Tembus UTBK di Unair
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Industri Semen Was-was Stok Batu Bara Menipis, Pabrik Terancam Berhenti Operasi
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Halte Jakarta Bisa Pakai Nama Parpol, Peluang Tambah PAD atau Kampanye Terselubung?
• 1 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.