Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, IKN
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerima kunjungan akademik dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Otorita IKN ini difokuskan pada pembelajaran terkait perencanaan serta implementasi konsep sponge city dan forest city di kawasan IKN.
Selain sesi diskusi, rombongan juga melakukan peninjauan lapangan untuk melihat langsung penerapan konsep tersebut di berbagai lokasi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas akademik dan wawasan keilmuan dalam bidang perencanaan wilayah, terutama pada konteks pembangunan kota yang inovatif dan berkelanjutan.
Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN, Pungky Widiaryanto, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan ruang pembelajaran bersama bagi pihak pemerintah dan akademisi.
“Pertemuan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi pengetahuan, tetapi juga ruang belajar bersama dalam memahami dan mengembangkan implementasi sponge city dan forest city di IKN,” ujar Pungky dalam keterangannya pada Selasa 14 April 2026.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Departemen PWK Universitas Hasanuddin, Dr. Eng. Ihsan, menegaskan bahwa poin-poin yang didapat dari kunjungan ini akan dibawa ke lingkungan kampus.
“Pembelajaran hari ini akan kami integrasikan ke dalam kurikulum. Kegiatan ini juga merupakan amanah dari Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) untuk melakukan studi banding ke IKN, khususnya dalam memperdalam perencanaan kota,” ungkapnya.
Dalam pemaparannya, pihak Otorita IKN menjelaskan secara rinci mengenai penerapan tata ruang berbasis kota spons dan kota hutan, termasuk strategi pelestarian keanekaragaman hayati serta perencanaan kawasan lindung. Diskusi ini turut dihadiri oleh jajaran direktur terkait, mulai dari Direktur Perencanaan Mikro hingga Direktur Pelayanan Dasar.
Tak hanya teknis lingkungan, pertemuan tersebut juga membahas strategi pengembangan kawasan yang terintegrasi dengan wilayah mitra, seperti Balikpapan dan Samarinda, guna memperkuat ekosistem ekonomi dan industri yang berkelanjutan bagi pembangunan IKN.
Editor: Redaktur TVRINews





