Stok Minyakita Menipis, Kemendag Pertimbangkan Penambahan Kuota DMO Minyak Goreng

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

Kenaikan DMO minyak goreng di atas 35 persen dapat dilakukan sepanjang pasokan dapat terpenuhi.

Stok Minyakita Menipis, Kemendag Pertimbangkan Penambahan Kuota DMO Minyak Goreng (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Perdagangan Budi Santoso mempertimbangkan penambahan kuota Domestic Market Obligation (DMO) atau kewajiban pasokan dalam negeri bagi produsen minyak goreng seiring dengan menipisnya pasokan Minyakita.

Kenaikan DMO minyak goreng di atas 35 persen dapat dilakukan sepanjang pasokan dapat terpenuhi.

Baca Juga:
Bapanas Pantau Harga Pangan Jabodetabek, MinyaKita Masih di Atas HET

"Kementerian Perdagangan siap memfasilitasi pertemuan antara pelaku usaha atau produsen dengan BUMN Pangan untuk membahas penguatan distribusi. Langkah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran penyaluran Minyakita sehingga stabilitas harga minyak goreng di tingkat konsumen tetap terjaga," kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2026).

Dalam kesempatan sama, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal Shoffan Shofwan tidak menafikan adanya kelangkaan stok Minyakita di pasar tradisional yang memantik kenaikan harga. 

Baca Juga:
Bapanas: NIB Bikin Pedagang Terdata untuk Terima Distribusi Minyakita dari Bulog

Kemendag memastikan penyaluran minyak ke pedagang pasar rakyat dioptimalkan melalui jalur distribusi BUMN, yaitu Perum Bulog dan BUMN Pangan seperti ID Food dan Agrinas.

"Sebagai informasi, realisasi distribusi meningkat secara signifikan, yaitu mencapai 49,45 persen dari total realisasi DMO," ujar Iqbal.

Kemendag akan terus mendorong optimalisasi distribusi agar pasokan Minyakita di pasar rakyat tetap terjaga serta memperkuat koordinasi dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan terkait guna memastikan kelancaran distribusi dan mencegah terjadinya hambatan pasokan di lapangan.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani meminta tambahan kuota Minyakita kepada Kemendag untuk mengatasi kelangkaan yang terjadi di sejumlah pasar. 

Bulog menginginkan penambahan kuota DMO Minyakita menjadi 65 persen, dari sebelumnya 35 persen.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RI-Tiongkok Bangun Aliansi Talenta Digital Industri 4.0
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Pemkot Surabaya Bantu Perbaikan Polsek Tegalsari yang Ditarget Mulai Tahun Ini
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Wujudkan Akreditasi Unggul, Polbangtan Gowa Perkuat SPMI Lewat Workshop Strategis
• 18 jam laluterkini.id
thumb
Kopdes Merah Putih Kini Bisa Dapat Pembiayaan dari APBN, Airlangga Siapkan Pengawasan
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Anak-anak di Daerah Pegunungan Bertanya Apakah Orang Amerika Memakan Manusia? Propaganda Anti Amerika yang Diluncurkan Partai Komunis Tiongkok  Mengejutkan  Wisatawan
• 20 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.