ESDM: Bahan Bakar Bobibos Bakal Jalani Tes Jalan di Kendaraan Bermotor

viva.co.id
22 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman menegaskan, bahan bakar nabati (BBN) Bobibos harus menjalani tes jalan pada kendaraan mobil dan motor.

“Nanti dilakukan tes pada kendaraan mobil dan motor. Kita fokuskan di sana,” kata Laode dalam keterangannya, Selasa, 14 April 2026.

Baca Juga :
Bertemu 5 Jam, Prabowo-Putin Sepakati Kerja Sama ESDM hingga Industri
Waspadai Krisis Energi Imbas Perang Iran-AS, Bahlil Ajak Masyarakat Hemat Energi

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman
Photo :
  • Antara

Dia menyampaikan, untuk menjadi solusi atas BBM jenis bensin yang masih impor, inovasi Bobibos harus mengikuti serangkaian tes.

Laode juga memerintahkan Direktur Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Noor Arifin Muhammad, untuk memimpin tim bersama perwakilan Bobibos.

“Nanti langsung bicara tentang teknisnya saja. Disusun kebutuhannya apa saja,” ujar Laode.

Dia juga mengingatkan tentang sejumlah izin yang perlu diajukan oleh Bobibos kepada kementerian lain, khususnya terkait izin penjualan.

Diketahui, pihak produsen Bahan Bakar Orisinil Buatan Indonesia, Bos! (Bobibos), menghadiri audiensi dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM pada Senin, 13 April 2026.

Pembina Bobibos, Mulyadi, hadir didampingi langsung Founder Bobibos, Iklas Thamrin, dalam rapat yang dipimpin Dirjen Migas Laode Sulaeman. Dalam rapat itu, Iklas menjelaskan bahwa bahan bakarnya sangat siap diuji, bahkan telah melakukan serangkaian uji internal.

“Kami sudah tes jalan di berbagai merek motor, mobil, diesel, bahkan truk,” kata Iklas.

Sementara itu, Mulyadi mengatakan bahwa bahan baku Bobibos berasal dari jerami, bahan yang biasanya dibakar oleh para petani. “Dengan hadirnya Bobibos, petani senyum dua kali. Saat panen ada beras, setelah panen jeraminya punya nilai ekonomi,” kata Mulyadi.

Dia menargetkan agar inovasi Bobibos berdampak kepada Indonesia, seperti mengurangi impor BBM, menyejahterakan petani, serta mengurangi dampak lingkungan dari bensin fosil.

“Dan yang paling penting, membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Baca Juga :
Distribusi Energi di Selat Hormuz Mandek, Pemerintah Pacu Diversifikasi Impor BBM
Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang
Kasus Pencurian Bahan Bakar di Jerman Meningkat Imbas Lonjakan Harga

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Yai Mim Meninggal Dunia, Polisi Akan Hentikan Kasusnya
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
DLH Banyumas Kembangkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
KKP Catat Potensi Serapan Karbon Biru di RI hingga 10 Juta Ton per Tahun
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Jonatan Christie “penasaran” taklukkan Indonesia Open 2026
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Libatkan Satgas PPKS, UI Investigasi Dugaan Pelecehan Seks Grup Chat Mahasiswa
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.