Jakarta, VIVA – Induk Holding BUMN Jasa Survei alias IDSurvey, PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI, terus berupaya memperkenalkan peran dan fungsinya dalam ekosistem industri kapal nasional, guna memberikan gambaran umum industri galangan kapal di Indonesia dari perspektif klasifikasi.
Hal itu antara lain direalisasikan melalui acara "Knowledge Sharing Forum (KSF) Industry Focus Mastery: Industri Galangan Kapal", yang digelar Primakelola IPB Consulting dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk alias BSI.
Dalam kegiatan yang ditujukan bagi para analis BSI itu, turut hadir Direktur Operasi Bisnis Klasifikasi BKI, Arief Budi Permana, serta VP Riset dan Pengembangan Bisnis Klasifikasi & Statutori BKI, Fredhi Agung Prasetyo.
- VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya
Pemaparan mereka menjelaskan perihal aspek-aspek yang harus dipahami para analis BSI, guna meningkatkan pemahaman terhadap industri galangan kapal supaya bisa mengakomodir aspek pembiayaan di sektor maritim tersebut kedepannya.
"Supaya para analis BSI juga bisa mendukung analisis pembiayaan di sektor maritim," kata Arief dalam keterangannya, Rabu, 15 April 2026.
Dalam pemaparannya, Arief menjelaskan proses pembangunan kapal secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga operasional. Selain itu, disampaikan pula gambaran risiko dalam industri galangan kapal, serta faktor-faktor yang dapat mempengaruhi nilai kapal.
"Dimana tentunya hal itu dilakukan dengan pendekatan yang relevan bagi kebutuhan analisis pembiayaan," ujar Arief.
Sebagai perusahaan jasa survei dan klasifikasi, BKI pun memberikan sudut pandang teknis yang membantu peserta memahami karakteristik industri galangan kapal, supaya mereka bisa mendapatkan gambarannya secara menyeluruh.
"Pendekatan ini diharapkan dapat memperkaya perspektif analis dalam menilai potensi dan risiko pembiayaan di sektor maritim," ujarnya.
Sebagai informasi, forum ini menjadi wadah berbagi pengetahuan yang bertujuan meningkatkan kapasitas analis BSI dalam memahami industri galangan kapal secara lebih komprehensif. Melalui kegiatan ini, BKI juga turut menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pemahaman industri, serta pengambilan keputusan yang lebih tepat di sektor maritim.





