MADRID, KOMPAS.TV - Langkah Barcelona di Liga Champions harus terhenti secara dramatis.
Meski menang 2-1 atas Atletico Madrid di Stadion Metropolitano pada Rabu (15/4/2026) dini hari WIB, skuad Catalunya itu kalah agregat 2-3.
Kegagalan ini memicu amarah penyerang sayap Barcelona, Raphinha yang menuding wasit merampok timnya.
Raphinha yang absen akibat cedera hamstring tertangkap kamera memperagakan gestur "dirampok" ke arah suporter tuan rumah seusai laga.
Ia menilai kepemimpinan wasit dalam dua leg perempat final sangat merugikan Barcelona.
"Bagi saya, ini dirampok. Tidak hanya pertandingan ini, tapi yang sebelumnya juga. Kepemimpinan wasit sangat buruk. Luar biasa keputusan yang mereka buat. Atletico melakukan banyak pelanggaran dan wasit tidak mengeluarkan satu pun kartu kuning," tegas Raphinha melansir AP.
Raphinha juga menyoroti hukuman kartu merah yang menimpa timnya secara beruntun.
Wasit mengusir Pau Cubarsi pada babak pertama pekan lalu, dan kembali memberikan kartu merah kepada Eric Garcia pada menit ke-79 di laga penentuan ini.
"Saya harap saya bisa memahami ketakutan yang mereka miliki saat melihat Barcelona menang," keluh Raphinha.
Baca Juga: Hasil Liga Champions: PSG dan Atletico Madrid Melangkah ke Semifinal
Penulis : Danang Suryo Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- raphinha
- barcelona
- atletico madrid
- liga champions
- kontroversi wasit




