Raksasa Wall Street Cetak Laba Besar pada Kuartal I-2026

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bank-bank besar Amerika Serikat (AS), JPMorgan Chase, Wells Fargo, dan Citigroup, mencatatkan pendapatan dan laba kuartalan yang kuat pada kuartal I-2026.

Raksasa Wall Street Cetak Laba Besar pada Kuartal I-2026. (Foto: AP)

IDXChannel - Bank-bank besar Amerika Serikat (AS), JPMorgan Chase, Wells Fargo, dan Citigroup, mencatatkan pendapatan dan laba kuartalan yang kuat pada kuartal I-2026.

Dilansir dari Anadolu pada Rabu (15/4/2026), perekonomian AS menunjukkan ketangguhan di awal tahun.

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Menguat, Peluang Meredanya Konflik AS-Iran Jadi Katalis

Pendapatan JPMorgan Chase pada kuartal I-2026 naik 10 persen dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya, mencapai USD49,8 miliar (Rp850 triliun)

Sementara itu, laba bersihnya naik 13 persen menjadi USD16,5 miliar (Rp280 triliun).

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Menguat, Investor Berharap AS-Iran Kembali Berunding

“Pada saat yang sama, ada serangkaian risiko yang semakin kompleks, seperti ketegangan geopolitik dan perang, volatilitas harga energi, ketidakpastian perdagangan, defisit fiskal global yang besar, dan harga aset yang tinggi,” kata CEO JPMorgan Jamie Dimon dalam sebuah pernyataan.  

“Meskipun kita tidak dapat memprediksi bagaimana risiko dan ketidakpastian ini pada akhirnya akan berkembang, hal tersebut signifikan dan memperkuat alasan mengapa kami mempersiapkan perusahaan untuk menghadapi berbagai macam kondisi,” katanya.

Baca Juga:
Inflasi AS Lebih Jinak, Wall Street Dibuka Menguat di Tengah Konflik Timur Tengah

Sementara itu, Wells Fargo mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar enam persen year-on-year pada kuartal lalu. Angkanya mencapai USD21,45 miliar.

Pada waktu yang sama, Wells Fargo mencatat peningkatan laba bersih sebesar tujuh persen menjadi USD5,25 miliar.

CEO Wells Fargo Charlie Scharf menghubungkan momentum tersebut dengan ketahanan ekonomi AS yang berkelanjutan.

“Meskipun pasar telah bergejolak, kami masih melihat ketahanan yang berkelanjutan dalam perekonomian," katanya. 

“Kami akan terus memantau tren dan merespons sesuai kebutuhan, dan kami berada dalam posisi yang baik untuk mendukung pelanggan kami di berbagai skenario ekonomi," ujarnya 

Sedangkan untuk Citigroup, bank tersebut mencatatkan pertumbuhan paling dramatis yang didorong oleh volatilitas pasar dan peningkatan biaya perbankan investasi. Laba bersihnya melonjak hingga 42 persen menjadi USD5,8 miliar pada awal tahun ini, sementara pendapatannya naik 14 persen menjadi USD21,6 miliar.

CEO Citigroup Jane Fraser menghubungkan kinerja kuat ini dengan perombakan strategis yang sedang dilakukan perusahaannya, terutama langkah divestasi. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
23 Daerah Belum Siap Terapkan Manajemen Talenta
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Momen Ekskavator Masuk Lokasi Tenda Hajatan di Sleman, Nyaris Tersangkut
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
1.477 Calon Haji Asal Tegal Siap Berangkat, Termuda Usia 17 Tahun
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Berkah MTQ Sulsel, Pelaku UMKM di Maros Raup Untung Besar
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Viral Maling Ponsel Beraksi Saat Korban Tidur di Rumah Kontrakan Cipulir, Pelaku Diringkus
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.