IHSG Berpotensi Menuju Level 7.800, Pantau Saham HRTA-NICL

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (14/4/2026).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (14/4/2026). (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (14/4/2026). Indeks ditutup menguat 2,34 persen ke level 7.675 di tengah dominasi pembelian yang meningkat.

Tim riset MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (15/4/2026). Proyeksi tersebut didasarkan pada analisis teknikal yang menunjukkan target penguatan minimal IHSG yang diperkirakan sudah tercapai. 

Baca Juga:
Prediksi IHSG Hari Ini, Pantau Pergerakan Saham BBNI, HRTA hingga TINS

"Saat ini, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A label hitam atau bagian dari wave B pada label merah, di mana akan membawa IHSG ke rentang 7.700-7.843 sekaligus menguji area resistance-nya," kata tim riset MNC Sekuritas dalam MNCS Daily Scope.

Kendati demikian, pelaku pasar diminta tetap berhati-hati terhadap kemungkinan masih adanya potensi koreksi lanjutan. MNC Sekuritas mengingatkan adanya peluang pelemahan menuju area 7.587-7.639.

Baca Juga:
IHSG Ditutup Naik 2,34 Persen ke 7.675, Transaksi Tembus Rp24,68 Triliun

Untuk level support IHSG berada di area 7.488, 7.351. Sementara itu, level resistance terdekat berada di kisaran 7.700, 7.861. Adapun beberapa saham yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:

BBNI - Spec Buy
BBNI menguat 1,63 persen ke 3.740 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Posisi BBNI saat ini sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (5).
Spec Buy: 3.690-3.730
Target Price: 3.850, 3 950
Stoploss: below 3.660

HRTA - Buy on Weakness
HRTA menguat 2,82 persen ke 2.550 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan MA60. Posisi HRTA sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 2.480-2.540
Target Price: 2.760, 2.900
Stoploss: below 2.450

NICL - Buy on Weakness
NICL menguat 3,19 persen ke 970 dan masih disertai dengan volume pembelian yang meningkat. Posisi NICL saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave A dari wave (B).
Buy on Weakness: 910-950
Target Price: 1.010, 1.060
Stoploss: below 880

TINS - Buy on Weakness
TINS menguat 7,05 persen ke 3.950 dan masih didominasi oleh volume pembelian yang meningkat. Saat ini, posisi TINS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 3.780-3.910
Target Price: 4.110, 4.260
Stoploss: below 3.670.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Sesi I Naik 2,14 Persen ke Level 7.660
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Komisi I DPR soal AS Ingin Akses Melintas di Wilayah Udara Indonesia: Kita Baru Tahu dari Media
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Kondisi Finansial Zodiak 15 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Potensi Karbon Raksasa RI Masih Tersandera Regulasi
• 15 jam lalukompas.id
thumb
Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bea Cukai Polisikan Jubir KPK, Ini Duduk Perkaranya
• 20 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.