Menteri Haji dan Umrah RI Mochammad Irfan Yusuf atau yang kerap disapa Gus Irfan memperingatkan ke seluruh warga negara Indonesia untuk tidak nekat berangkat haji tanpa visa haji resmi.
"Kita berharap tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang berangkat haji tanpa menggunakan visa haji yang resmi," kata Gus Irfan dalam konferensi pers di Kantor KSP, Jakarta, Rabu (15/4).
Gus Irfan mengingatkan berbagai sanksi menunggu bagi mereka yang nekat. Jika tetap nekat, berpotensi masuk dalam daftar hitam (blacklist) selama 10 tahun ke Arab Saudi.
"Beberapa titik-titik pasti akan ada pemeriksaan, karena itu kita harap masyarakat Indonesia yang tidak memiliki visa haji mohon jangan berangkat, saya khawatir nanti akan ada permasalahan," ujarnya.
Ia juga menyebut pada tahun lalu banyak orang yang sudah telanjur memasuki Arab Saudi tapi tidak alhasil tidak bisa masuk ke Makkah lantaran tidak memiliki visa haji.
"Mereka hanya punya visa ziarah ataupun visa kerja," tandas dia.





