PKH Sudah Cair, Ini Cara Bijak Menggunakan Uangnya agar Tidak Habis Sia-sia

medcom.id
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 kembali dilakukan pada periode April hingga Juni 2026.
 
Bantuan ini menjadi penopang penting bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam memenuhi kebutuhan dasar. Rincian besaran Bansos PKH 2026 Berdasarkan data dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, besaran bantuan PKH berbeda tergantung kategori penerima, yakni:
 
Ibu hamil: Rp3.000.000 (Rp750.000 per tahap)
Anak usia dini (0-6 tahun): Rp3.000.000 (Rp750.000 per tahap)
Siswa SD: Rp900.000 (Rp225.000 per tahap)
Siswa SMP: Rp1.500.000 (Rp375.000 per tahap)
Siswa SMA: Rp2.000.000 (Rp500.000 per tahap)
Disabilitas berat: Rp2.400.000 (Rp600.000 per tahap)
Lansia 60 tahun ke atas: Rp2.400.000 (Rp600.000 per tahap)
Korban pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000 (Rp2.700.000 per tahap)
  Baca juga: Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Lewat Online, Ini Langkahnya! Tips mengelola uang Bansos PKH dengan bijak Namun, agar manfaatnya lebih optimal, penggunaan dana PKH sebaiknya direncanakan dengan bijak dan sesuai prioritas kebutuhan keluarga, berikut rekomendasi penggunaan dana bansos PKH agar tidak sia-sia.

1. Prioritaskan kebutuhan pokok keluarga
 
Langkah pertama yang penting adalah memastikan dana PKH digunakan untuk kebutuhan utama seperti makanan, kebutuhan dapur, dan kebutuhan sehari-hari lainnya.
 
Dengan memenuhi kebutuhan dasar lebih dulu, keluarga bisa menjaga stabilitas ekonomi di tengah kondisi yang tidak menentu.
 
2. Dukung pendidikan anak
 
Sebagian dana PKH juga sebaiknya dialokasikan untuk kebutuhan pendidikan anak, seperti membeli buku, alat tulis, seragam, atau biaya sekolah lainnya.
 
Investasi di bidang pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga di masa depan.
 
3. Perhatikan kesehatan keluarga
 
Dana bantuan juga bisa digunakan untuk kebutuhan kesehatan, seperti pemeriksaan rutin, membeli obat, atau memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan anak.
 
Hal ini sejalan dengan tujuan utama PKH untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
 
4. Sisihkan untuk tabungan darurat
 
Jika memungkinkan, sebagian dana bisa disisihkan sebagai tabungan darurat. Meskipun jumlahnya kecil, kebiasaan ini penting untuk menghadapi kebutuhan mendadak di masa depan.
 
5. Hindari pengeluaran konsumtif
 
Agar manfaat bansos tidak cepat habis, penting untuk menghindari penggunaan dana untuk hal yang bersifat konsumtif atau tidak mendesak.
 
Pengelolaan yang tepat akan membantu dana PKH memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Soal Kasus Pelecahan Seksual di UI, Legislator Desak Ketegasan Kemendiktisaintek
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Foto: Sidang Kematian Maradona Bergulir, Tujuh Tenaga Medis Didakwa
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Cara Memasak Ikan Teri yang Tepat Menurut Ahli
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Barcelona Tersingkir, Raphinha Tuding Wasit "Rampok" Timnya di Liga Champions
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Rabu, tersedia layanan Samsat Keliling di 13 wilayah Jadetabek
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.