JAKARTA, KOMPAS.TV - Nama Viktor Axelsen telah lama menjadi simbol dominasi dalam bulu tangkis tunggal putra dunia.
Pebulu tangkis asal Denmark itu kini resmi mengakhiri karier profesionalnya di usia 32 tahun, menutup perjalanan panjang yang dipenuhi prestasi gemilang dan pengaruh besar di kancah internasional.
Axelsen bukan sekadar juara, tetapi juga sosok yang mengubah standar permainan tunggal putra modern—baik dari sisi fisik, teknik, hingga pendekatan profesional terhadap olahraga.
Baca Juga: Raih Medali Emas Olimpiade Kedua, Viktor Axelsen: Lin Dan Masih The GOAT!
Profil Viktor AxelsenViktor Axelsen lahir di Odense, Denmark, pada 4 Januari 1994.
Dengan tinggi badan mencapai 194 cm, ia menjadi salah satu pemain tertinggi di level elite bulu tangkis dunia.
Axelsen bermain dengan tangan kanan dan dikenal memiliki jangkauan luas serta pukulan yang sangat bertenaga.
Awal Karier dan Perjalanan Menuju DuniaPerjalanan Axelsen dimulai sejak usia muda. Ia menunjukkan bakat luar biasa dengan menjuarai Kejuaraan Dunia Junior pada 2010, sebuah pencapaian yang menjadi fondasi menuju karier profesionalnya.
Memasuki level senior, Axelsen harus menghadapi ketatnya persaingan dengan pemain-pemain top dunia, terutama dari Asia.
Proses adaptasi ini tidak instan, namun perlahan ia mampu menembus jajaran elite dunia melalui kerja keras dan konsistensi.
Performa Axelsen mulai mencapai titik balik saat ia mampu bersaing secara konsisten di turnamen besar.
Baca Juga: Tiket Indonesia Open 2026 Mulai Rp40 Ribu, Ini Rincian Lengkapnya
Ia tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga meningkatkan aspek mental dan strategi permainan.
Rivalitas dengan sejumlah pemain top seperti Lin Dan, Lee Chong Wei, Kento Momota, Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting, hingga Jonatan Christie turut membentuk karakternya sebagai atlet.
Ia menghadapi pemain-pemain terbaik dunia tersebut dan belajar dari setiap kekalahan maupun kemenangan.
Puncak PrestasiKarier Axelsen dipenuhi deretan prestasi bergengsi di level dunia.
Ia berhasil meraih dua medali emas Olimpiade, masing-masing di Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024, serta medali perunggu di Olimpiade Rio 2016.
Selain itu, ia dua kali menjuarai Kejuaraan Dunia pada 2017 dan 2022.
Dominasi Axelsen juga terlihat di ajang BWF World Tour Finals, di mana ia meraih sejumlah gelar, termasuk tiga kemenangan beruntun pada 2021 hingga 2023.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- profil Viktor Axelsen
- biodata Viktor Axelsen
- Viktor Axelsen pensiun
- prestasi Viktor Axelsen
- siapa Viktor Axelsen
- karier Viktor Axelsen





