Angkot Masih Ngetem Picu Macet, Pemprov DKI Siapkan Tambahan Armada JakLingko

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan langkah konkret untuk mengatasi kemacetan yang masih dipicu oleh angkutan kota (angkot) yang kerap berhenti lama atau “ngetem” di sembarang titik. Salah satu solusi yang disiapkan adalah penambahan armada transportasi terintegrasi JakLingko.

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas kondisi di lapangan yang menunjukkan praktik ngetem masih marak dan berdampak langsung pada kelancaran arus lalu lintas, terutama di kawasan padat aktivitas masyarakat.

Tambahan Armada untuk Perbaiki Layanan Transportasi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa penambahan armada JakLingko menjadi bagian dari upaya memperbaiki sistem transportasi publik di tingkat paling dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, layanan Mikrotrans dan JakLingko perlu diperkuat agar masyarakat memiliki alternatif transportasi yang lebih tertib, nyaman, dan terintegrasi.

“Armada ini memang perlu ada penambahan. Kami akan segera mempersiapkan agar arus transportasi di tingkat masyarakat bisa berjalan lebih baik,” ujarnya di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).

Angkot Ngetem Jadi Penyebab Kemacetan

Pramono menyoroti kebiasaan angkot yang berhenti terlalu lama untuk menunggu penumpang sebagai salah satu penyebab utama kemacetan di ibu kota.

Fenomena ini dinilai memperburuk kondisi lalu lintas, terutama ketika angkot berhenti di lokasi yang tidak semestinya seperti bahu jalan atau persimpangan.

Beberapa dampak dari praktik ngetem antara lain:

  • Menghambat arus kendaraan di jalan utama

  • Menyebabkan penumpukan kendaraan di titik tertentu

  • Mengganggu keselamatan pengguna jalan lain

Selain itu, kondisi ini juga berpotensi diperparah jika terjadi praktik pungutan liar (pungli) di lapangan.

Pemprov Janji Lakukan Pembenahan

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan melakukan pembenahan terhadap sistem operasional angkot, termasuk menertibkan praktik ngetem yang tidak sesuai aturan.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib dan efisien, sekaligus mengurangi potensi kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

“Kalau ngetem terlalu lama itu yang menyebabkan kemacetan, apalagi kalau kemudian ada pungli. Itu yang akan kami lakukan pembenahan,” tegas Pramono.

JakLingko Jadi Solusi Transportasi Terintegrasi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perang di Iran Ganggu Bahan Baku, Pengusaha Cemas Bulan Depan Tak Produksi
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Klaim Perang Segera Berakhir, Blokade Berlanjut
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Pengalihan Impor Bahan Baku Gula Rafinasi dari Swasta ke BUMN Diprotes, Ini Sebabnya
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Viral! Lagu "Erika" Bernada Vulgar, ITB Sampaikan Maaf dan Perketat Etika Medsos
• 13 menit lalunarasi.tv
thumb
Sinopsis Film Songko, Teror Berdarah yang Mengangkat Urban Legend di Sulawesi Utara
• 14 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.