JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Indonesia pada Kamis, 16 April 2026 dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang cukup kompleks.
Kehadiran Siklon Tropis Sinlaku dan bibit siklon tropis 92S disebut menjadi faktor utama yang meningkatkan potensi hujan di berbagai wilayah.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah Sumatera Utara dan Papua yang diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Baca Juga: BMKG Deteksi Bibit Siklon 92S di Barat Daya Banten, Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Selatan
Wilayah Berpotensi Hujan LebatBMKG memantau Siklon Tropis Sinlaku berada di Samudra Pasifik timur Filipina.
Sistem ini diperkirakan akan melemah dalam 48 hingga 72 jam ke depan.
Selain itu, terdapat bibit siklon tropis 92S yang terpantau di Samudra Hindia barat daya Lampung dan bergerak ke arah barat daya.
Kedua sistem ini memicu terbentuknya sirkulasi siklonik serta daerah konvergensi yang meningkatkan suplai uap air di atmosfer.
Kondisi ini berkontribusi pada pertumbuhan awan hujan yang signifikan di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah berikut:
- Sumatera Utara
- Papua Pegunungan
- Papua
Baca Juga: BMKG Peringatkan Awan Cumulonimbus 16–22 April 2026, Hujan Lebat Ancam Sebagian Besar Indonesia
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- prakiraan cuaca BMKG 16 April 2026
- cuaca besok Kamis
- siklon Sinlaku 92S Indonesia
- hujan lebat Sumatera Papua
- cuaca ekstrem April 2026
- peringatan dini BMKG




