Penulis AS: Menteri Perang Hegseth Berkeyakinan Setiap Rudal ke Musuh Persembahan untuk Tuhan

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK— Dalam sebuah artikel opini menarik yang diterbitkan oleh surat kabar The New York Times, dikutip Aljazeera Rabu (15/4/2026), penulis Frank Bruni menyajikan analisis kritis tajam terhadap sosok Menteri Perang AS Pete Hegseth.

Dia menganggapnya sebagai perwujudan berbahaya dari campur tangan agama dalam politik, yang tercermin dalam hubungannya antara operasi militer dengan kehendak Tuhan.

Baca Juga
  • Penulis Ungkap Kondisi Sebenarnya Trump yang Panik di Balik Layar
  • Di Tengah Perang Iran, Menlu Turki Jadi Perbincangan Warganet Israel dan Dipuji
  • Berapa Kerugian Materi yang Ditanggung Israel Akibat Perangi Iran? Ini Perkiraannya

Penulis membuka artikelnya dengan kritik pedas terhadap Menteri Perang tersebut, dan menggambarkannya sebagai seorang fanatik yang secara alami tidak bisa bersembunyi.

Keyakinannya sangat ekstrem, ambisinya melampaui kemampuannya, dan kesombongannya sangat menonjol. Dengan demikian, selama beberapa pekan terakhir, Pete Hegseth telah sepenuhnya mengungkap jati dirinya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Bruni—yang bekerja sebagai dosen mata kuliah jurnalisme dan kebijakan publik di Universitas Duke di North Carolina—menempatkan argumen ini dalam konteks yang lebih luas terkait perubahan mendalam di dalam pemerintahan AS selama masa jabatan kedua Presiden Donald Trump, serta manifestasi nasionalisme Kristen dalam retorika politik dan militer.

Dia mengatakan beberapa pekan terakhir ini telah mengungkap wajah asli Hegseth yang memandang setiap aksi militer terhadap Iran atau negara lain sebagai korban demi Kristus.

Dia menambahkan Menteri Perang tersebut menegaskan bahwa "setiap rudal yang diluncurkan Amerika Serikat, setiap bom yang dijatuhkan, dan setiap warga Iran yang dibunuh, adalah demi Yesus.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Grup Chat 16 Mahasiswa FH UI "Basecamp Puri Asih" dari Kosan hingga Melecehkan Dosen
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Profil Teuku Rasyya, Putra Tamara Bleszynski yang Resmi Menikah, Kini Bantah Undang Sang Ibu Sebagai Tamu di Pernikahannya!
• 15 jam lalugrid.id
thumb
Formula Harga Patokan Mineral Diubah, Penerimaan Negara Bisa Naik!
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ekonomi Kelas Menengah Terjepit Harga Rumah hingga Biaya Pendidikan Anak
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bagaimana Duduk Perkara Kasus Kekerasan Seksual di Fakultas Hukum UI?
• 11 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.