Lima orang komplotan yang membegal petugas Damkar, Bimo Margo Hutomo (30), di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, telah ditangkap polisi. Polisi menjelaskan peran lima pelaku dan empat daftar pencarian orang (DPO).
Kelima pelaku adalah F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24). Polisi masih melakukan pengejaran terhadap empat buron, yaitu Z, J, C, dan F.
"Yang kita amankan ada lima dan yang masih dalam pengejaran itu ada empat orang," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus AKBP Roby Heri Saputra dalam jumpa pers di Polres Metro Jakpus, Rabu (15/4/2026).
F berperan menabrak, memukul, dan menjual motor korban. F dan Z (buron) berperan memukul, mengambil batu, dan mendapatkan uang dari penjualan motor korban.
"Kemudian H ikut memukul dan mengambil handphone. Kemudian C (masih DPO) mendapatkan uang dari hasil penjualan motor. Berikutnya Oim (R) itu yang menjual handphone-nya," jelasnya.
Sementara itu, tersangka RS, RA, dan J (DPO) berperan mendapatkan uang dari hasil penjualan motor.
"Kemudian Gali Gong (RS) mendapatkan uang dari hasil penjualan motor. Kemudian RA atau Ketu mendapatkan uang juga dari jualan motor. Dan terakhir J masih DPO sama mendapatkan uang dari hasil penjualan motor tersebut," jelasnya.
Kelima pelaku diamankan di hotel kawasan Pluit, Jakarta Utara, pada Senin (13/4). Atas perbuatannya, para pelaku dikenai tindak pidana pencurian dengan pemberatan diancam Pasal 479 KUHP dengan hukuman penjara selama 12 tahun.
Dalam rekaman CCTV yang beredar di media sosial, terlihat korban berinisial BMH (29) dikeroyok para pelaku yang berjumlah lebih dari 5 orang. Dinarasikan, korban juga sempat ditabrak oleh para pelaku.
Aksi brutal itu terjadi di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (2/4) dini hari. Korban tiba-tiba dihadang para pelaku saat melintas dari Tomang ke Harmoni.
Disebutkan, korban dipepet dan ditendang dan ditabrak hingga terjatuh. Korban sempat melakukan perlawanan. Namun, karena kalah jumlah, korban dikeroyok dan dihantam batu hingga terluka.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan motor dan ponsel miliknya. Para pelaku lalu kabur meninggalkan korban yang sudah tidak berdaya.
(dvp/mea)





