Rayakan 20 Tahun Berkarier, Still Virgin Rilis Album For Two Decades

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Band pop punk asal Bogor, Still Virgin, merilis album keempat yang bertajuk For Two Decades. Album ini sekaligus menjadi penanda perjalanan dua dekade mereka di industri musik.

Kembalinya Still Virgin ke studio untuk menggarap album penuh setelah lebih dari 10 tahun menjadi momen emosional bagi para personel. Proses rekaman itu terasa seperti reuni panjang yang menghadirkan kembali energi lama dengan semangat baru.

“Senang banget bisa ngerasain vibes recording buat album lagi,” ujar Sammy dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Arif sang bassist juga mengaku menikmati proses rekaman kali ini setelah cukup lama tidak mengerjakan album penuh.

Perjalanan panjang band ini turut memengaruhi cara mereka bekerja di studio. Jika pada awal karier proses rekaman dilakukan secara spontan, kini mereka lebih detail dalam memperhatikan kualitas sound, aransemen, hingga produksi.

Kendati demikian, identitas pop punk yang selama ini jadi ciri khas Still Virgin tetap mereka pertahankan.

Dalam album ini, single Luinika dipilih sebagai focus track. Lagu tersebut menjadi representasi warna musikal terbaru mereka, sekaligus memiliki makna personal karena terinspirasi dari kisah keluarga dan anak. Tak heran jika proses pengerjaannya terasa lebih emosional bagi para personel.

Selain Luinika, lagu lama berjudul Semampu Kita Bersinar juga masih dianggap sebagai salah satu karya yang paling merepresentasikan perjalanan band. Lagu tersebut menggambarkan perjuangan dan kebersamaan mereka sejak awal terbentuk.

Tantangan Still Virgin saat Garap Album Baru

Di balik proses kreatifnya, Still Virgin juga menghadapi tantangan, terutama dalam menyatukan jadwal. Kini, sebagian besar personel telah memiliki kesibukan masing-masing, termasuk pekerjaan dan keluarga.

Namun hal tersebut justru memperkuat semangat kolektif mereka untuk menyelesaikan album ini.

Dari segi musikalitas, album ini tetap membawa benang merah pop punk, namun dengan pendekatan yang lebih matang. Aransemen dibuat lebih rapi, dengan sound yang lebih modern dan mudah dinikmati.

“Still Virgin tetap Still Virgin, tapi dengan versi yang lebih dewasa,” jelas Irmaz.

Album For Two Decades dirilis dalam dua bagian atau two-sided release. Side A merepresentasikan fase refleksi dan fondasi perjalanan band, sementara Side B menggambarkan eksplorasi dan langkah mereka ke depan.

Album ini tidak hanya menjadi perjalanan nostalgia, tetapi juga simbol keberlangsungan band. Bagi para personel, 20 tahun bukan sekadar soal waktu, melainkan tentang menjaga persahabatan, kepercayaan, dan konsistensi dalam berkarya.

Dengan perilisan album ini, Still Virgin juga membuka babak baru dengan bergabung di bawah naungan SOEX Studios sebagai rumah baru untuk karya-karya mereka ke depan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada Proyek MRT, Jalan MH Thamrin Direkayasa Hingga 30 Mei
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Komisi X DPR Minta Kemendiktisaintek Tegas Respons Kekerasan Seksual di FHUI
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Dubes UAE Bahas Pengembangan Energi dengan Pimpinan MPR
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
PTN Jatim Gaspol Riset SDGs dan Ekonomi Hijau, Bidik Indonesia Emas 2045
• 6 jam lalurealita.co
thumb
Bripda AS Bakal Diproses Etik hingga Pidana Buntut Kematian Bintara, 3 Anggota Lain Ikut Diperiksa
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.