Kebut Pembangunan Calon Markas PSM Makassar: Masuk Proses Lelang Peletakan Batu pertama Stadion Untia Diprediksi Akhir Tahun 2026

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR –Proyek pembangunan Stadion Untia di Kota Makassar perlahan bergerak dari tahap perencanaan menuju fase yang lebih konkret. Di tengah harapan besar publik terhadap hadirnya markas representatif bagi PSM Makassar, pemerintah kota kini tengah menyiapkan fondasi administratif yang menjadi kunci dimulainya pekerjaan fisik: dokumen tender.

Di balik istilah teknis tersebut, sesungguhnya sedang berlangsung kerja sunyi yang menentukan arah proyek bernilai ratusan miliar rupiah ini. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menyebutkan bahwa saat ini tim Manajemen Konstruksi (MK) bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tengah merampungkan dokumen penting, mulai dari spesifikasi teknis hingga administrasi pengadaan. Dokumen inilah yang nantinya akan menjadi dasar proses lelang, sekaligus penentu kualitas pelaksanaan proyek secara keseluruhan.

Penyusunan dokumen tender bukan sekadar prosedur administratif. Ia adalah tahapan krusial yang akan menentukan siapa kontraktor pelaksana, bagaimana metode kerja diterapkan, hingga sejauh mana standar mutu dapat dijaga. Dalam proyek sebesar Stadion Untia, ketelitian pada tahap ini menjadi mutlak. Kesalahan kecil bisa berujung pada keterlambatan, pembengkakan biaya, atau bahkan kegagalan konstruksi.

Secara paralel, tim juga tengah menyusun basic design stadion. Desain dasar ini akan menjadi acuan utama dalam pembangunan fisik nantinya—menentukan bentuk arsitektur, kapasitas, hingga fasilitas penunjang yang akan tersedia. Keterlibatan MK dalam proses ini menunjukkan upaya pemerintah untuk memastikan integrasi antara perencanaan desain dan pelaksanaan teknis di lapangan.

Target yang dipasang terbilang ambisius. Seluruh dokumen tender diharapkan rampung pada akhir April 2026. Jika jadwal ini terpenuhi, maka proses lelang fisik dapat dimulai pada awal Mei. Dalam praktik pengadaan barang dan jasa pemerintah, proses ini biasanya memakan waktu antara 30 hingga 45 hari. Untuk proyek dengan kompleksitas tinggi seperti stadion, durasi maksimal hampir pasti diperlukan.

Artinya, bila tidak ada hambatan berarti, penandatanganan kontrak dengan kontraktor terpilih dapat dilakukan pada akhir Juni 2026. Dari titik itu, pekerjaan fisik bisa segera dimulai—menandai transisi penting dari fase perencanaan ke tahap pembangunan nyata. Namun, seperti lazimnya proyek infrastruktur publik, semua sangat bergantung pada kelancaran proses tender. Sengketa, revisi dokumen, atau minimnya peserta yang memenuhi syarat bisa saja menghambat jadwal.

Dalam menentukan kontraktor, pemerintah menetapkan sejumlah kriteria ketat. Salah satu yang utama adalah kemampuan memenuhi standar internasional, khususnya standar FIFA. Hal ini menjadi penegasan bahwa Stadion Untia tidak sekadar dibangun sebagai fasilitas olahraga biasa, melainkan sebagai venue yang layak untuk pertandingan berskala nasional hingga internasional.

Konsekuensinya, tidak semua perusahaan konstruksi dapat mengikuti lelang ini. Nilai proyek yang mencapai lebih dari Rp100 miliar membuka peluang besar bagi perusahaan-perusahaan besar, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), untuk ikut bersaing. Meski demikian, pemerintah tetap membuka ruang bagi kontraktor lokal, selama mereka mampu memenuhi persyaratan teknis dan administratif yang ditetapkan.

Di sisi lain, aspek pembiayaan juga menjadi perhatian penting. Untuk tahun anggaran berjalan, pemerintah kota telah mengalokasikan dana sebesar Rp124 miliar. Angka ini mencakup pekerjaan awal, termasuk penimbunan lahan—tahapan yang sering kali luput dari perhatian publik, namun sangat menentukan stabilitas struktur bangunan di masa depan.
Secara keseluruhan, kebutuhan anggaran pembangunan stadion diperkirakan mencapai Rp500 miliar. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, pemerintah kota memilih skema pembiayaan multiyears yang akan berlangsung selama tiga tahun, dari 2025 hingga 2027. Pendanaan sepenuhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni, setidaknya untuk tahap awal.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda, menyatakan bahwa pemerintah telah melakukan perhitungan matang terkait kemampuan fiskal daerah. Koordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa proyek ini tidak membebani keuangan daerah secara berlebihan.

Meski mengandalkan APBD, pemerintah tidak menutup pintu bagi investor yang ingin terlibat. Skema kerja sama masih terbuka, terutama jika dapat mempercepat penyelesaian proyek atau meningkatkan kualitas fasilitas yang dibangun. Dalam konteks ini, Stadion Untia bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi juga potensi investasi jangka panjang bagi kota Makassar.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, peletakan batu pertama diproyeksikan dapat dilakukan pada akhir 2026. Momen tersebut akan menjadi simbol dimulainya pembangunan fisik yang selama ini dinantikan—bukan hanya oleh pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat dan suporter PSM Makassar yang mendambakan stadion representatif di kota mereka sendiri.
Namun demikian, perjalanan menuju titik itu masih panjang. Di antara dokumen tender, proses lelang, hingga kontrak kerja, tersimpan berbagai potensi hambatan yang harus diantisipasi. Dalam proyek sebesar ini, ketepatan perencanaan dan konsistensi pelaksanaan menjadi kunci utama.

Stadion Untia, pada akhirnya, bukan sekadar bangunan. Ia adalah representasi ambisi sebuah kota untuk naik kelas—dari sekadar penonton menjadi tuan rumah dalam panggung olahraga yang lebih besar. Dan seperti banyak proyek besar lainnya, segalanya dimulai dari hal yang tampak sederhana: selembar dokumen yang disusun dengan cermat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG Memperingatkan Hujan Intensitas Sedang Hingga Lebat di Jakarta Hari Ini
• 17 jam lalunarasi.tv
thumb
KPK Terima Info Bupati Tulungagung Peras Kepala Sekolah dan Camat
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Jalan Malioboro Dinobatkan sebagai Jalan Paling Ikonik se-Asia Tenggara
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Anthropic Akui Bahas Kecerdasan Buatan Berisiko Tinggi dengan Pemerintahan Trump
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Industri Kemasan Harapkan Impor Cina di Tengah Krisis Bahan Baku Plastik
• 13 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.